Aceh Singkil-lintasindonesia.co.id
Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil terpilih periode 2017-2022, Dul Musrid dan H. Sazali, S.Sos, saat dilantik oleh Gubernur Irwandi Yusuf, Jumat 21/7/2017 silam
Sudah memasuki kurang lebih 2 tahun masa jabatan Bupati Aceh Singkil yang di pimpin Dul musrid selaku Bupati Aceh Singkil dan Sazali. S.Sos selaku Wakil Bupati Aceh Singkil.
Pusat Analisis Kajian dan Adpokasi Rakyat Aceh ( PAKAR ) Hermasyah Putra Kecamatan Gunung Meriah kepada Media lintasindonesia.co.id Jumat 14/6/2019
mengungkapkan atas keperhatinannya terhadap masa kepemimpinan Dul Musrid dan Sazali. Perlu diingat Dul musrid-Sazali tegas nya. mereka dipilih oleh masyarakat negeri Syekh Abdurrauf As-Singkily karena masyarakat merindukan perubahan, Sesuai dengan Janjinya Dul
masyarakat tidak ingin pola yang lama kepemimpinan berkelanjutan tanpa memikirkan nasib masyarakat.
“Masa jabatan Bupati Aceh Singkil Dulmusrid kurang lebih 2 tahun. masih jalan ditempat artinya ekstabilitas roda kepemeeintahan Asing menurun semenjak dipimpin Dul musrid”
Masih menurut Herman masa kepemimpinan pak Dul musrid ini sangat buruk manajemen kepemerintahannya. Dibandingkan masa kepemimpinan Mantan Bupati Safriadi. SH atau yang kerap disapa pak Oyon.
Selain itu banyak instansi SKPK yang tak bisa dibenahi Seperti Inspektorat mengenai dana desa sudah banyak laporan masyarakat tentang dugaan penyelewengan pembangunan yang bersumber dari dana desa, sampai saat ini tidak ada yang di tindak lanjuti ada apa ini “pemerintah Asing”
Lanjut Rumah sakit Daerah RSUD, Kabupaten Aceh Singkil banyak kekurangannya baik dari segi pelayanannya atau cara pengobatan nya inikan termasuk kelemahan pemerintah kurangnya pengawasan terhadap pihak RSUD.
selama ini, masyarakat Aceh Singkil lebih banyak berobat ke Rumah Sakit Daerah (RSUD) Kota Subulussalam yang dimana disana pelayanannya bagus dan bersih, tidak seperti rumah sakit RSUD Singkil Bauk, Jorok dan kebersihan nyapun kurang.
Hal ini pandangan kami Bupati Dul musrid tak bisa membenahi atau tidak tegas, dan tidak mampu menjalankan roda kepemerintahan Kabupaten Aceh Singkil.
pusat analisis kajian dan advokasi Rakyat Aceh. Pakar menambahkan yg jadi PR pemerintah menciptakan lapangan kerja dan mengurangi pengangguran, dengan merekomendasikan putra atau putri daerah setempat bisa diprioritaskan dan diberdayakan di perusahaan perkebunan.
Problem2 yg belum terselesaikan oleh bupati, Sengketa di PT delima makmur dan PT Nafasindo, Mengenai canun CSR
Dan Badan usaha milih daerah sampai saat ini tak ada kejelasan.
Thomas Maharaja desa suro baru juga menambahkan tentang pembangunan Jembatan sipola jalan akses Kecamatan Suro menuju Kecaman Singkohor sampai saat ini belum ada tanda untuk perbaikan dari pemerintah daerah sedangkan jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat banyak sebagai akses perekonomian masyarakat dan ini salah satu janji Bupati terpilih tegas. MR
” Apa sih yang bisa dibanggakan selama Bupati Dul Musrid Sebagai Bupati”
Harapan kami dan semua pihak elemen masyarakat Aceh Singkil ini bener-benar adanya perubahan untuk kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat Asing. Tandas Herman (M. Pohan )
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























