
TANGERANG, (Lintasindonesia.co.id) -sore itu sekitar pukul 17:30 WIB di kantor BFI terjadi intimidasi oleh para Preman yg berjumlah sekitar 25 orang kepada tim kuasa konsumen Bank (BFI)
kejadian berawal ketika tim kuasanya dari konsumen yang terdiri dari Ormas PP (pemuda Pancasila) LSM dan Pers untuk melakukan mediasi kepada pihak bank (BFI) cabang Pamulang, (27/02/19).
Segerombolan preman tiba tiba datang dan mengaku
Bekerja sama dengan pihak Bank dari (BFI) untuk melakukan penagihan secara paksa sekaligus melakukan kekerasan kepada tim kuasa dari konsumen (korban)
Kontak fisik pun tak terhindarkan,
Diketahui segerombolan preman tersebut yang di komandoi oleh sodara Bonbon yafet Dkk.
Korban merasa kecewa (tim kuasa) atas perlakuan dari pihak Bank,
Padahal korban sudah melakukan itikat baik untuk melakukan mediasi dan pelunasan terhadap Bank.
Merasa sangat di rugikan atas kejadian tersebut (materil dan non materil)
Mengakibatkan Baju korban robek dan sakit di kepala saat terjadi kontak fisik dengan oknum preman, (pihak bank) dan korban mengalami shock .
“Saya merasa sangat di rugikan oleh pihak Bank (BFI) dengan perlakuan seperti ini,saya minta ada tanggung jawab dari pihak Bank” ,ujar korban.
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























