Sumenep,(Lintasindonesia.co.id)-
Satresnarkoba Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali mengungkap kasus Narkotika jenis sabu di dalam kamar rumah kosong, Dusun Tenonan Barat, Desa Tenonan, Kecamatan Manding.
Diketahui kedua pemuda tersebut adalah Moh. Hendri (laki-laki), kelahiran Sumenep, 05 Mei 1993, Warga Dusun Tenonan Barat, Desa Tenonan, Kecamatan Manding. Dan Lutfi Zain (laki-laki), kelahiran Sumenep, 20 Maret 1998, Warga Dusun Tenonan Barat, Desa Tenonan, Kecamatan Manding.
Kronologis penangkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa didalam rumah kosong Desa Tenonan, Kecamatan Manding, diduga sering dijadikan tempat pesta Narkotika.
Sehingga, dilakukan penyelidikan oleh anggota Satreskoba Polres Sumenep dan didapat informasi bahwa terdapat dua terlapor sering melakukan pesta Narkotika di dalam rumah kosong tersebut.
Akhirnya, petugas melakukan penyelidikan secara intensif, diketahui kedua terlapor berada didalam kamar rumah kosong
Alamat Dusun Tenonan, Desa Tenonan.
“Petugas langsung melakukan penggerebekan disertai penangkapan dan penggeledahan terhadap kedua terlapor,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, Akp Widiarti, dalam keterangan rilisnya, Senin (29/7/2019).
Menurutnya, dalam penangkapan itu petugas berhasil menemukan barang bukti diatas lantai berupa 1 poket/kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu berikut seperangkat alat hisap lengkap dengan 1 buah korek api gas.
“Setelah ditunjukan kedua terlapor mengakui bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya. Kedua terlapor berikut barang buktinya diamankan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tegasnya.
Adapun barang bukti yang berhasil disita dari tersangka Moh. Hendri Bin Musaffak dan tersangka Lutfi Zain bin Zainuddin, salah satunya berupa 1 poket/kantong plastik klip kecil berisi Narkotika jenis sabu berat kotor ± 0,30 gram.
“Kedua tersangka dijerat dengan
Pasal 114 ayat (1) Subs. Pasal 112 ayat (1) Subs. Pasal 132 ayat (1) Subs. Pasal 127 ayat (1) huruf a Unndang-Undang Republik Indonesia Nomer 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” ujarnya. (Yas)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























