Sumenep, (Lintasindonesia.co.id)-Kapal rumah sakit terapung dimiliki oleh Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Dua kapal tersebut difungsikan sebagai pelayanan kesehatan masyarakat kepulauan. Kamis (14/15/2019).
Kapal yang merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan dan Kementerian Kesehatan itu diberikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Bahkan, dua kapal yang dilengkapi dengan ruang operasi itu ditempatkan di Kabupaten Sumenep.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan, rumah sakit terapung ini merupakan yang pertama di Indonesia. Selain untuk sarana kesehatan, kapal tersebut juga bisa difungsikan sebagai sarana transportasi.
“Ini yang pertama di indonesia dan diadakan di Jatim. Rumah sakit punya fungsi transportasi, jadi pagi-pagi mereka berjalan, dua tiga jam sampai empat jam, siang hari dikala ombak tinggi mereka itu berlabu di pulau-pulau kecil itu, disitulah fungsi rumah sakit berjalan,” katanya.
Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M, mengatakan, kapal Rumah Sakit Terapung yang dilengkapi sejumlah fasilitas ini, hadir melayani masyarakat kepulauan. Salah satunya, warga kepulauan Sapeken, Kangean, Arjasa, Raas dan Masalembu.
“Untuk multi fungsinya banyak sekali, tidak hanya sekedar mengobati panas atau flu dan sebagainya, akan tetapi ada kamar operasinya, saya senang sekali,” paparnya.
Oleh karena itu, keberadaan Rumah Sakit Terapung tidak untuk membatasi kinerja petugas kesehatan yang ada di Puskesmas dan juga Polindes.
Hadirnya rumah terapung untuk memaksimalkan pelayanan. Sebab, pelayanan kesehatan di Puskesmas dan Polindes terbatas.
“Pasien-pasien yang memang sudah memerlukan tindakan, itu sudah disiapkan. Ada kamar oprasi disini. Nanti kontrolnya di puskesmas lagi,” tegasnya.
Meski telah dilengkapi kamar operasi, kata dia, tidak semua pelayanan kesehatan bisa terakomodir. Salah satunya operasi mata.
“Makanya dokter-dokter yang kami angkut tadi, saya minta ke fakultas agar dokter-dokter juga bantu turun nanti ke pulau dan mereka bisa melakukan tindakan di pulau,” tegasnya.
Diketahui, ujung timur pulau Madura ini, terdapat 126 pulau dengan 48 pulau berpenghuni. (Yas)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























