Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / MALUKU / Seram Bagian Barat / Raauf Desak Kajari Dan Polres SBB Periksa Dugaan Penyelewengan ADD/DD Desa Kawa.

Raauf Desak Kajari Dan Polres SBB Periksa Dugaan Penyelewengan ADD/DD Desa Kawa.

SBB-Maluku, Pemerintah Desa Kawa Kecamatan Seram Barat Kabupaten Seram Bagian Barat Provinsi Maluku kembali Dikecam oleh salah satu Tokoh masyarakat Desa Kawa terkait dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) Desa Kawa pasalnya dalam sistem pengelolaan Keuangan Desa tidak terbuka atau transfaransi kepada masyarakat setempat.

Kucuran Anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) telah memasuki Tahun Ke 5, yang dikucurkan Pemerintah pusat untuk mensejahterakam masyarakat berjumlah miliyaran rupiah, akan tetapi apa yang dirasahkan oleh masyarakat desa Kawa hanya segelintir orang alias orang dekat Pejabat Kepala Desa saja hal itu diungkapkan oleh Raauf salah satu Tokoh masyarakat desa Kawa di Piru, Senin, 2/9/2019.

“Saya minta Kejaksaan dan Polrea SBB untuk segera turun ke lapangan, lakukan pengecekan/audit investigasi ke lokasi terhadap bantuan-bantuan yang diberikan apa sesuai dengan RAB atau tidak.
Anggaran DD dan ADD di Desa Kawa, dari tahun ke tahun, dari pergantian Pejabat ke pejabat tidak dirasakan oleh sebagaian besar masyarakat desa Kawa bahkan tidak ada pembangunan fisik yang dirasakan oleh masyarakat Kawa.” ujar Rauf.

Raauf, mencontohi pada APBDes Desa Kawa Tahun 2019 dirinya tidak mengetahui, kalau ada bantuan yang bersumber dari ADD/DD karena selama ini tidak ada Baleho Penggunaan APBDes yang dipasang, atau pertemuan yang dibuat oleh Pejabat Kepala Desa Kawa Ril Elly.

Raauf Baru mengetahuinya ketika warga desa Kawa yang mendapatkan pembagian bantuan tersebut, saat membawa pulang pemberian Mesin Sensow Mini dan anakan Pala sebanyak 7 (tujuh anakan) yang diberikan oleh Pj. Desa Kawa.

Melihat hal itu dirinya tidak merasa puas dan langsung mendatangi Perangkat Desa di Kantor Desa menanyakan bantuan yang diberikan karena tidak sebanding dengan besarnya Anggaran ADD/DD desa Kawa yang berjumlah miliyaran Rupiah.

“Beta red = (saya) mangamu (ribut) di Kantor Desa mintakan dia punya data/rab, kalau kerja benar pasti ada rabnya, tapi ternyata mereka tidak mau kasih lihat data/rab, Ini kan kerja hapal, selain anakan pala 7 pohon, ada juga mesin potong rumput dan mesin sensow mini, tapi ini pejabat tidak transparan/terbuka karena bantuan yang mau deberikan hanya pemberitahuan melalui Staf desa mendatangi warga yang mereka senangi secara diam-diam, dan tidak merata kepada masyarakat lainnya.” ungkapnya.

Selanjtnya Raauf meminta kepada Kejaksaan dan Polres SBB untuk segera membongkar dugaan korupsi berjemaah yang terjadi di desa Kawa karena selama dirinya berdomisili di desa Kawa kurang lebih 25 tahun, bahkan sampai dengan kucuran ADD/DD dari tahun 2015 dia tidak pernah mendapatkan bantuan apapun.

Ketidak keterbukaan tentang pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) desa Kawa mulai dari perencanaan sampai dengan pelaksanaanya masyarakat dan Babinkantibmas tidak dilibatkan.

Sudah beberapa kali warga melaporkan hal ini ke Instansi terkait Pemkab SBB, bahkan sering di ekspos di media cetak namun tidak ada tanggapan dari pihak terkait.

“Saya minta dan mohon sekali lagi dari Kejaksaan dan Polres SBB segera bongkar dugaan Korupsi ADD/DD desa Kawa karena selama ini mulai dari program Pak. Jokowi ini, dari tahun 2015, s/d 2019 saya rincikan bantuan pemberdayaan hanya terdiri dari pemberian ternak sapi, anakan cengkih, mesin sensow mini, anakan pala 7 pohon dan mesin potong rumput, itu pun tidak semua keluarga yang dapat.

Hanya diberikan kepada orang dekat Pejabat Kades dan mereka mendapatkan bantuan berulang-ulang kali ini kan tidak adil. Lalu bagaimana dengan kami masyarakat lain ? Yang selama ini tidak mendapatkan bantuan apa-apa ? Apakah hal ini didiami terus ?.” Kesal Rauf

Sampai dengan berita ini dipublikasikan Media, kami mencoba menghubungi Pejabat Desa Kawa Rili Elly via telepon selulernya untuk dimintai keterangan, tidak dapat dihubungi berada diluar jangkauan (JL).

Check Also

Media-lintasindonesia.co.id – Maluku, Seram Timur ||Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia seram Bagian …

SAT NARKOBA POLRES SBB KEMBALI SITA 410 LITAR SOPI TAK BERTUAN

SBB,lintasindonesia.co.id -Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan oleh Resnarkoba Polres Seram Bagian Barat(SBB) dengan sasaran  Minuman …

Enam Penambang Batu Sinabar Meninggal Tertimbun Longsoran

SBB, lintasinfonesia.co.id -Sebanyak Enam orang yang merupakan penambang Batu Sinabar di Hulung Desa Iha kecamatan Huamual …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!