Laporan Fauzan |
Media Lintas Indonesia – Lhokseumawe, Lebih Seribuan Mahasiswa hari ini Selasa, (24/09/2019), kembali turun ke jalan. Aksi unjuk rasa mahasiswa digelar di berbagai daerah. Tuntutan mereka sama, Menolak sejumlah Rancangan Undang-Undang (RUU) yang dinilai tidak pro rakyat.
Mulai dari RUU KUHP, revisi UU KPK, hingga RUU Pertanahan.
Berikut update gerakan mahasiswa dari berbagai universitas pada hari ini, Selasa (24/9). Sekitar pukul 09:30 mahasiswa berkumpul di lapangan hiraq kota Lhokseumawe, dan berorasi 30 menit di Lapangan hiraq.
Pantauan media Lintas Indonesia, Peserta aksi demo berjalan kaki menuju gedung DPRK dikawal ketat oleh pihak kepolisan dengan berjalan kaki sekitar 500 meter.
Mereka meminta Pemerintah Indonesia Agar kebakaran hutan dan asap segera direspon cepat serta memberikan kepada Masyarakat yang terkena dampak efek Asap di rawat secara gratis .Selanjutnya kebijakan harus berpihak kepada petani.
Ketua DPRK sementara Ismail terlihat bergabung dengan mahasiswa yang sedang menyampaikan orasi secara bergantian.
Mahasiswa menyampaikan 13 tuntutan kepada Pemerintah seraya disambut yel yel dan tepukan tangan .
Tak lama kemudian tiba tiba ada mahasiswa Papua yang mengangkat Poster ” Selamat kan Warga Papua ” seraya menyampaikan aspirasinya agar Pemerintah pusat berpihak kepada petani kecil.
Selama ini regulasi yang ada, seperti RUU Pertanahan bersifat melemahkanan mengurangi hak-hak petani.
Aksi ini untuk mengkritisi tentang UU KPK yang baru, meminta tanggungjawab pemerintah tentang asap, dan sejumlah hal lainnya.
Hingga berita ini diturunkan pukul 11.10 WIB, aksi masih berlangsung di halaman Gedung DPRK Lhokseumawe ( Fauzan)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























