Sumenep,(Lintasindonesia.co.id)-
Dalam meningkatkan minat baca siswa, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur berencana mengembangkan perpustakaan digital.
Kepala Disdik Kabupaten Sumenep, Bambang Irianto menjelaskan, di era digitalisasi masih banyak kalangan pelajar secara Nasional minat bacanya masih minim.
“Merujuk pada hasil survei menunjukkan bahwa secara nasional tingkat minat baca masyarakat Indonesia masih rendah, termasuk juga di Sumenep pelajarnya malah gemar main game dan Sosmed (sosial media, red) bukan gemar membaca literasi,” katanya. Jum’at (4/10/2019).
Menurutnya, dengan kemudahan dan berkembangnya teknologi informasi yang begitu cepat, dirinya bakal mengembangkan Perpustakaan Digital yang nantinya kendala jarak dan waktu untuk membaca buku sudah teratasi. Sebab, perpustakaan pelajar sudah ada di genggaman.
“Jadi, untuk mengimbangi cepatnya perkembangan teknologi informasi, kami di dunia pendidikan harus terus berinovasi, salah satunya dengan Perpustakaan Digital ini. Nah, ini juga sejalan dengan program Digital School yang baru diterapkan tahun ini,” tegasnya.
Dia menambahkan, meski nantinya kemudahan mengakses sejumlah literatur melalui media telekomunikasi seperti smartphone gampang dilakukan, namun untuk meningkatkan minat baca siswa atau pelajar dan budaya literasi harus tetap ditanamkan mulai sejak dini di bangku sekolah.
“Upaya meningkatkan minat baca dan budaya literasi bagi pelajar mustahil tercapai jika tidak ditanamkan sejak dini dibangku sekolah serta harus didukung dengan sarana dan fasilitas kepustakaan di sekolah yang efektif dan menyenangkan,” tutupnya.(Yas)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























