Sumenep,(Lintasindonesia.co.id)-Pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sudah didepan mata, di hari pelaksanaan Pilkades tersebut diharapkan aman dan kondusif, Jum’at (26/10/2019).
Sebagaimana di harapkan anggota Komisi lV DPRD Sumenep, Nia Kurnia, pelaksanaan Pilkades serentak di 226 desa di Kabupaten Sumenep akan dilaksanakan dua tahap.
Adapun tahap pertama bakal dilaksanakan pada 7 November yang diikuti sebanyak 174 desa dan sisanya 54 desa sepekan kemudian.
Dalam pelaksanaan tersebut diharapkan kepada seluruh para calon kepala desa itu supaya menjaga keamanan dan kondusif. Tanpa ada gesekan di masyarakat. Sehingga, tidak terjadi konflik.
“Kami berharap pesta demokrasi ini berjalan sukses, kondusif dan aman. Dan yang terpenting tidak ada gejolak yang signifikan. Jangan sampai terjadi konflik horizontal,” katanya.
Dia menambahkan, sebenarnya dirinya menyadari gesekan dalam politik biasa terjadi. Hanya saja, gesekan yang terjadi jangan sampai berlebihan atau menimbulkan konflik horizontal di masyarakat.
“Ciptakan politik kondusif, bukan politik yang sekiranya berpotensi kepada konflik. Pilihlah pemimpin desa secara arif, demokratis dan bijaksana,” terangnya.
Kendati demikian, masyarakat arus bawah harus bisa menjunjung tinggi nilai kekerabatan, persaudaraan dan persatuan. Sehingga, tercipta rasa aman dan damai dalam berdemokrasi itu.
“Terpenting dalam Pilkades ini, selalu menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan persatuan. Berbeda pilihan itu biasa, tapi saudara tetap harus terjalin dengan baik,” tutupnya. (Yas)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























