Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / BABEL / Belitung / PENERTIPAN TI RAJUK BERUJUNG RICUH, MASSA MENGAMUK TIDAK TERIMA PERALATAN TAMBANG RAJUK MEREKA DIBONGKAR

PENERTIPAN TI RAJUK BERUJUNG RICUH, MASSA MENGAMUK TIDAK TERIMA PERALATAN TAMBANG RAJUK MEREKA DIBONGKAR

BELITUNG KECAMATAN SIJUK. www.media-lintasindonesia.co.id. Puluhan orang yang diduga penambang di kawasan HL Tanjung Siantu Kecamatan Sijuk mengamuk memecahkan kaca-kaca mobil tim operasi Satpol PP Provinsi Bangka Belitung, Sabtu (2/11) siang. Mereka tidak terima, peralatan tambang rajuk mereka dibongkar petugas Satpol PP.

Beberapa saat kemudian, massa yang diperkirakan lebih dari 50 orang, mulai menyerang personil Satpol PP yang masih kelelahan usai mengangkat peralatan tambang dari dalam mangrove. Akibatnya, puluhan petugas sempat kocar kacir berlarian di antara hutan mangrove.

Massa sempat melampiaskan kemarahannya pada Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah, yang ikut serta dalam rombongan tim penertiban tambang rajuk. Dengan nada makian, Wagub sulit memberikan penjelasan kepada massa yang sudah emosi.

Di saat Wagub mencoba bernegosiasi dengan massa, justru sebagian lainnya kembali menyerang dengan memukul petugas Satpol PP dengan potongan kayu dan mengacungkan parang.

Petugas yang nyaris tanpa pengaman, kembali berhamburan lari ke arah hutan bakau menyelamatkan diri. Beberapa diantaranya yang tidak sempat melarikan diri, hanya bisa pasrah saat ayunan kayu menghantam tubuh mereka.

Akibatnya, satu orang anggota Satpol PP diduga mengalami patah bagian rusuk. Satu orang mengalami patah bagian tangan dan satu orang di bagian kepala. Sisanya, harus menahan sakit memar akibat hantaman kayu.

Emosi massa yang tidak kunjung mereda, berlanjut dengan memaksa Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah, menyusuri kawasan mangrove yang sedang pasang laut setinggi 1 meter. Massa meminta Wagub melihat langsung dan meminta ganti rugi atas kerusakan peralatan tambang mereka.

Sekitar 1 jam kemudian, barulah Wagub kembali ke daratan dan diiringi keluar dari kawasan mangrove.

Massa juga membakar pakaian anggota Satpol PP yang dilepas saat melakukan penertiban. Tak hanya itu, sejumlah handphone, uang dan barang berharga lainnya ikut dibakar massa yang sudah di luar kontrol

Puluhan peralatan tambang yang sudah dikumpulkan anggota Satpol PP juga dipaksa dikembalikan ke tempat semula. Massa berteriak sambil memegang potongan kayu agar peralatan tambang mereka dipasang kembali. *(www.mli.co.Indr4)

Check Also

Tim Gabungan Sat Polairud Polres Belitung bersama Dit Polairud Polda Babel Tertibkan Tambang Ilegal di Pantai Dusun Ulim

MEDIA-LINTASINDONESIA.CO.ID BELITUNG – II Sat Polairud Polres Belitung bersama personel Dit Polairud Polda Kepulauan Babel …

Sikat Penyelundupan, Gabungan Satpolairud Polres Belitung dan Ditpolairud Polda Babel Gelar Operasi Ketat di Pelabuhan Tanjung Pandan

MEDIA-LINTASINDONESIA.CO.ID ,BELITUNG ,TANJUNG PANDAN || Upaya preventif untuk memperketat keamanan wilayah perairan dan mencegah segala …

Satlap Tri Cakti Kembali Gagalkan Pengiriman Pasir Timah Di Padang Kandis Membalong

MEDIA-LINTASINDONESIA.CO.ID – BELITUNG, Membalong ||Upaya dugaan penyelundupan pasir timah melalui jalur laut kembali digagalkan Satlap Tri Cakti, …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!