Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / MALUKU / Seram Bagian Barat / Ulah BPD Hulung, Memperhambat Pembangunan Desa.

Ulah BPD Hulung, Memperhambat Pembangunan Desa.

SBB,LintasIndonesia- Dengan dilema yang terjadi di Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat terkait Badan Permusyawaratan Desa BPD Bram Niwele tidak mau menerima keputusan Bupati Seram bagian barat M.Yasin Payapo untuk melantik dan mengangkat pejabat desa.

Foto dari Media Center LI
Bersama tokoh masyarakat Desa Hulung

Dengan ulah BPD inilah yang membuat resah masyarakat karena memperhabat pembangunan dalam kesejahtrakan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh tokoh masyarakat Desa Hulung Alex Paly.
” Sebenarnya kita masyarakat tidak terlalu permasalahkan dengan adanya pejabat baru, karena kita ketahui bersama pengangkatan pejabat desa merupakan hak progratif bupati, jika telah ada keputusan seperti itu otomatis kami masyarakat hanya menenerima.

Tetapi yang menghalangi adalah BPD dan jajaranya yang menolak pejabat baru yang ditentukan oleh bupati, dengan alasan bahwa pejabat bukan asli anak negeri.
Padahal kita ketahui bersama jika suatu desa kekosongan pimpinan maka roda pemerintah akan lumpuh, bahkan berpenharuhi terhadap pembangunan, apalagi BPD telah membuat stekmen tidak mau menerima pejabat serta membuat surat penolakan pencairan ADD – DD.
Otomatis Desa Hulung akan terpuruk dan tidak akan berkembang akibat dana itu tidak diacairkan.”

Paly juga menambahkan ” Jika ada isu yang berkembang bahwa BPD bersama masyarakat Hulung bersepakat tidak mau menerima pejabat baru, saya selaku tokoh masyarakat menepis dan mengklarifikasi hal itu, kami warga sangat mendukung dan menerima apa yang telah menjadi keputusan Pa bupati.

Olehnya itu yang menjadi permasalahan di Desa Hulung ini, adalah ulah BPD dengan jajaranya yang mengatas namakan masyarakat Secara keseluruhan.” Ungkapnya.

Kemudian Media melakukan konfirmasi dengan pihak BPD Desa Hulung Bram Niwele Pada Sabtu (15/11) pada reses salah satu anggota DPRD SBB di Desa Kasieh dirinya menyatakan ”
Alasan kami menolak pejabat baru dikarenakan dirinya bukan anak asli dari Desa Hulung, otomatis kedepan dia akan bertindak sessukanya. Jadi kami menolak keras ada pejabat baru di Desa kami.

Dan dalam masalah ini kami telah berkoodinasi dengan Bupati SBB, terkait penolakan kami tetapi beliau masih di jakarta dan kami akan menunggu sampai permohonan kami direalisasi oleh bupati.

Terkait kendala apapun baik dalam pembangunan desa karena tidak di cairkan ADD dan DD tahap II dan tahap III kami telah mengabil resiko itu, yang kami lakukan atas desakan dan usulan masyarakat. Cetus Mawene(AN/DK)

Check Also

Media-lintasindonesia.co.id – Maluku, Seram Timur ||Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia seram Bagian …

SAT NARKOBA POLRES SBB KEMBALI SITA 410 LITAR SOPI TAK BERTUAN

SBB,lintasindonesia.co.id -Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan oleh Resnarkoba Polres Seram Bagian Barat(SBB) dengan sasaran  Minuman …

Enam Penambang Batu Sinabar Meninggal Tertimbun Longsoran

SBB, lintasinfonesia.co.id -Sebanyak Enam orang yang merupakan penambang Batu Sinabar di Hulung Desa Iha kecamatan Huamual …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!