Tuban-mli, Wilda Aulia atau nama lengkapnya Wilda Aulia Maulida Afni,wakil dari PC IPPNU Kecamatan Babat Kab lamongan,ikut serta dalam “Lomba Photo caption” dengan tema Sinergitas Pelajar dalam Menjaga Budaya Nusantara yang diadakan PW IPPNU Jawa Timur dalam rangka menyambut atau ikut serta dalam mensukseskan acara Konferwil xx.IPPNU JATIM,Di tuban pada hari Jum’ at– Ahad atau
Tanggal : 20 samapi tanggal 22 Desember 2019 kemaren,yang bertempat di Sekolah Bina Anak Sholeh
(Jl. DR. Wahidin Sudiro Husodo, No 45 Tuban)
Wilda Aulia dalam tuliasnya yang di kutip dari laman instagram’nya yang berjudul “gelora batik atas tahtaku serayu anak negeri”sunguh mengugah semangat nasionalis cinta negeri,berikut tulisanya’
“GELORA BATIK ATAS TAHTAKU, SERAYU ANAK NEGERI”
Hasrat bangsaku menjalar buas pada karya, estetika merayu candu serayu haru, lukis-lukislah guncangan garis-garis tinta, sembah nuansa tahta budaya, duhai batik nusantara!
Aku ini anak negeri, tapak sejangkah puja jagad, puja anak air langit, puja sembah tan hana dharma mangrwa.
Aku ini darah daging bangsa, aku selalu jatuh hati pada nusa, selayaknya pula kiasan kain batik Ikatan Putri Nahdlatul Ulama’ pada aroma bhineka tunggal ika semerbak di dalamnya. Aku pula sembah paling utama, syukur, sabar, rasa meruah dari tiap-tiap rusun canting menuturkan surganya pada selembar kain merebah. Saturasi gemah wujud kolaborasi Sembilan bintang, segita sama kaki, pula keduanya bulu nan sederet melati. Makin getir pula rupa hati takjub selalu, akan singgah namamu,nadhlatul ulama.
Ini batikku, dia siratkan Iman, islam, ikhsan nan penuh kedamaian. Sorot gemerlapnya selalu berkabung,dulu kala ia tiada lagi dikenang. Kini aku begitu tegar memandu batikku lekat-lekat. Biar kumparan lukisnya sentuh ari-ari ku, biar semua khalayak bisa pandang. Biar semua khalayak tutur kejora, ini batikku sungguh luar biasa, elegensi melebur dari sandang cipta. Maka,biar kuberi jalan lewat senyum rekah ini, bahwa aku dari suratan anak-anak bangsa, aku manusia dalam jagad pertiwi, begitu hasrat ini sampai menggonggong bahagianya pakai batikku nan elok tiada terkira. Maka biar kuperkenalkan, sampai segala huru-hara sabang sampai merauke, dekap lagi batikku,sanggah lagi batikku. Biar rupa elok batikku melaju. Tinggalkan sorak surau kuno dulu.
Jadi, sepekat ini rona batik sampai mendarah daging, ruas ruas akarnya tulus begitu teduhkan jasadku. Lalu, selayaknya pemudi dalam singgasana Indonesia, aku tuturkan gelora cipta “BATIK” dalam sebuah bingkai bahagia dapat berbagi momentum bersamanya, diatas rumah Allah yang maha kuasa.
Wilda Aulia,yang masih kuliah di salah satu perguruan tinggi di kabupaten Jember yang mengambil jurusan Hubungan intetnasional ini patut dapat Apresiasi dari semua kalangan dan saat di hub lewat via Whatshap Wilda mengatakan,mudah mudahan degan di selengarakanya lomba photo Caption ini Dalam ikut serta mensukseskan acara Konfetwil IPPNU XX ini semoga bisa memotifasi seruh anak negeri untuk cinta kepada NKRI terutama untuk anak anak IPPNU di seluruh Nusantara ini,cetusnya(znr)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























