
SBB- Artis Wina Marrino saat mengunjungi selat valentine terpikat dengan pemandangan objek wisata di Kabupaten Seram Bagian Barat Provinsi Maluku.
Jika mempunyai waktu untuk berlibur, kemana kamu akan pergi? Jika masih bingung, Wina Marrino bisa memberikanmu refrensi objek wisata alam yang unik karena berada pada selat yang diapit oleh dua buah gunung, lho.
Untuk mencapai selat valentine apabila pengunjung yang datang dari luar kota, misalnya Jakarta maka harus menyediakan budget cukup besar karena mahalnya biaya ticket pesawat. Sedangkan rute yang dapat dijadikan pedoman pengunjung misalya:
Mengambil penerbangan, Jakarta – Ambon, Dari Ambon (Bandara) menuju ke Pelabuhan Hunimua yang ada di desa Liang kemudian naik ferry ke Waipirit Kecamatan Kairatu, Pulau Seram.
Ferry ini memiliki kapasitas penumpang yang banyak. Jadwal keberangkatan setiap hari dari mulai Pukul 6.00 sampai pukul 20.00 Wit (Senin – Minggu).
Tiba di Waipirit maka pengunjung diharuskan menyewa kendaraan, karena tidak ada transportasi publik ke pelabuhan laut di Dusun Pelita Jaya, atau Dusun Masika Jaya, Perjalanan kesana melewati Ibu Kota Kabupaten Seram Bagian Barat. (Piru). Waktu tempuhnya sekitar 2 jam dengan pemandangan indah bebukitan sepanjang perjalanan.
Dari Dusun Masika Jaya anda kemudian dapat menggunakan kendaraan air sewaan seperti Speedboat atau perahu bermotor yang biasa digunakan pengunjung di dalam Selat vallentine dengan kapasitas 6 hingga maksimal 15 orang, untuk pulang pergi lokasi dengan biaya sewa 1 hingga 2 juta rupiah, waktu tempuh ke selat valentine selama 1 (Satu) jam lebih pengunjung telah sampai di Selat Valentine, selat Indah di utara pulau Buano Kecamatan Waisala.
Artis yang Karirnya sementara naik menanjak ini pernah bermain pada beberapa peran di Sinetron dan FTV.
Film yang pernah dibintangi diantaranya berjudul Gombal – Gombal Gading, Ada Apa dengan Suamiku, Melati is Barbie, Rindu Satpam Kita, Buku harianku dan Onrust Film bahkan banyak memerangi bintang iklan dan model di beberapa televisi.
Wina Marrino kelahiran Jakarta di bulan Juli, juga mengasah bakat aktingnya di beberapa film layar lebar seperti di film Supernova dan Filosofi Kopi. Saat ditemui wartawan beberapa hari lalu di Ambon, menceritakan obyek wisata selat valentine sendiri adalah sebuah kawasan wisata yang banyak menawarkan potensi wisata bahari, panorama bawah laut dan pantai di sana menjanjikan untuk dinikmati dan bisa dijadikan Shooting pembuatan Film.
“Selat valentine kalau menurut saya, memang bangus, bagus bangat, indah bangat. Selat valentine merupakan wisata alam yang ternyata menyimpan potensi yang sungguh luar biasa indahnya. kita jarang menemukan lokasi seperti itu kan ? cuma sayangnya akses untuk kesana itu susah, kayak saya sebagai orang awam neh, kepingin Kesitu tuh bagaimana caranya. Mungkin kurang travel-travel agency, atau kurang apa sih namanya dimedsos atau ada yang memberitahukan informasi tentang selat Valentine itu kalau mau ke sini bagaimana caranya gitu.” tutur Wina penuh terharu.
Sebuah selat yang memisahkan pulau Buano dan pulau Pua, pulau kecil yang terletak di sebelah Utara ini, dinamai oleh tentara Belanda tempo dulu karena jika dilihat sekilas dari ketinggian tertentu di pulau Buano, selat ini akan nampak berbentuk seperti sebuah hati.
Hunting Foto dan Snorkeling dan Diving.
Pesona selat merupakan surga bagi para photografer yang senang berburu keindahan karena sesungguhnya terletak pada barisan gunung, perbukitan hijau yang menawan serta tebing-tebing batu berdiri kokoh memisahkan daratan dengan lautan laut yang biru disepanjang 7,14 km,
Dinding batu yang membentang di salah satu sisi selat pintu masuk ke dalam yang terlihat laksana gerbang batu, juga turut menambah dramatis dan romantisnya pemandangan dalam selat ini. pasti pengunjung tidak akan berhenti berdecak keaguman.
Selat valintine terkenal akan keindahan alam bawah lautnya, beragam biota laut yang membuat mata tercengang, menariknya membuat pengunjung tidak perlu snorkeling terlalu dalam sudah menemukan fenomena eksotis.
Jika arus air disekitar pulau Buano yang biasanya dikenal masyarakat sering berarus dan bergelombang tidak demikian dengan keadaan air dalam selat ini.
Arus yang tenang dengan gelombang yang hampir tidak ada membuat selat ini laksana sebuah danau air tawar.
Sehingga buat pengunjung yang ingin berenang atau menyelam dan bermain wahana air seperti jet ski misalnya dapat dilakukan dengan nyaman di sini.
Wina menambahkan jika objek wisata tersebut juga bisa dikenal secara luas, Pemkab SBB mempersiapkan adanya akses, infrastruktur dan fasilitas yang membuat nyaman wisatawan akan membuat poin plus bagi tempat wisata didaerah tersebut.
Selain itu, Pengelola harus memiliki website yang representatif dan informatif. Dengan menggunakan jasa pembuatan website profesional, untuk mempromosikan objek-objek wisata yang berada di Kabupaten SBB agar semakin banyak dikenal oleh pengunjung domestik maupun mancanegara yang mau berkunjung ke Kabupaten Seram Bagian Barat. (Jodi).
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























