Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / MALUKU / Seram Bagian Barat / RUMAHSOAL : Kecam Oknum KNPI SBB Yang Mengatasnamakan Bupati Dan Kadis Untuk Jata Proyek

RUMAHSOAL : Kecam Oknum KNPI SBB Yang Mengatasnamakan Bupati Dan Kadis Untuk Jata Proyek

SBB- Media.LintasIndonesia.Co.Id

Kini hal yang tidak terpuji dilakukan oleh oknum – oknum KNPI Cabang Seram Bagian Barat yang mengatasnamakan Pemerintah daerah dalam hal Bupati SBB dan Kepala Dinas Pendidikan untuk menakut-nakuti kepala sekolah dengan tujuan memegang proyek diberapa sekolah khususnya di daerah pegunungan Kecamatan Taniwel.
Sehingga salah seorang Anggota DPRD SBB, Frakasi PDI-Perjuangan Komisi I Jodis Rumahsoal mengkecam perbuatan mereka.

Menurut Rumahsoal diri mendapatakan informasi dari pihak sekolah bahwa mereka oknum KNPI SBB terus mengejar dan intemidasi dengan modus bahwa pembangunan sekolah dan perumahan dinas milik sekolah harus di ambil alih oleh pihak KNPI dan di tandatangani oleh pihak kontraktor.

” Saya mendengar informasi dari beberapa sekolah di Kecamatan Taniwel bahwa pihak KNPI SBB terus menekan mereka dengan modus atas perintah Bupati dan Kadis Pendidikan bahwa pembangunan sekolah dan perumahan dinas harus dikerjakan oleh pihak KNPI.” Terangnya.

Lanjut Rumahsoal ” Beberapa hari lalu Surat somasi yang diberikan oleh ketiga kepala sekolah yaitu kepala sekolah Negeri Neniari, Kepala sekolah Riring – Rumahsoal dan kepala sekolah Negeri Lohia Sapalewa dengan tujuan Mengantikan uang oleh pihak kontraktor sebentar Rp 41 juta dari ketiga sekolah tersebut.”

Lebih ironisnya lagi ” Dari isi surat somasi tersebut, bahwa terdapat Ketua KNPI dan berapa jajaran mengambil uang yang mengalir dari pihak Kontraktor senilai ratusan juta rupiah, dengan catatan akan memegang proyek Dana Alokasi khusunya (DAK) untuk pembangunan gedung sekolah dan perumahan dinas sekolah.”

Dari tindakan yang dilakukan oleh oknum KNPI SBB dan Kontraktor sehingga pihak sekolah menjadi korban, serta ketiga dari sekolah tersebut di tekan untuk mendatangi surat perjanjian kerja, bahkan dipaksa secara tegas dan di dokumentasikan dengan memberikan laporan untuk ditindak lanjuti ke kepolisian dan kejaksaan tinggi untuk di proses. Dan apabila ketiga sekolah tersebut tidak mengantikan uang sebesar Rp 41 juta rupiah ke pihak kontraktor, maka akan diproses lebih lanjut.

Olehnya itu Seorang Wakil Rakyat yang berasal dari Pegunungan Taniwel merasa kecewa dengan oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab karena telah mengorbankan sekolah – sekolah.

” Saya merasa kecewa atas sikap dan perbuatan yang di lakukan oleh pihak – pihak yang mengintimidasi di daerah pegunungan dengan asumsi bahwa mereka di tipu – tipu dengan mementingkan kepentingan sesaat.

” Saya pribadi sebagai masyarakat pegunungan merasa dikecekan dan dilecehkan atas perbuatan tersebut dan saya didukung oleh masyarakat daerah pegunungan siap berjuang sampai titik darah penghabisan demi harga diri kami karena kami selama ini hak – hak kami dijadikan sebagai alat pelengkap”

“Sehingga itu Saya himbau bahwa jangan coba-coba ada pihak yang mengentervensi persoalan ini dan persoalan ini harus di kembalikan ke pemerintah daerah mengatur secara kelembagaan, apabila persoalan tidak di sikapi maka saya pastikan persoalan ini akan menjadi bom waktu di daerah ini karena ini merupakan harga diri masa depan pendidikan di daerah pegunungan khususnya di daerah pedalaman” Pungka Jodis.
(AT/DK)

Check Also

Media-lintasindonesia.co.id – Maluku, Seram Timur ||Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia seram Bagian …

SAT NARKOBA POLRES SBB KEMBALI SITA 410 LITAR SOPI TAK BERTUAN

SBB,lintasindonesia.co.id -Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan oleh Resnarkoba Polres Seram Bagian Barat(SBB) dengan sasaran  Minuman …

Enam Penambang Batu Sinabar Meninggal Tertimbun Longsoran

SBB, lintasinfonesia.co.id -Sebanyak Enam orang yang merupakan penambang Batu Sinabar di Hulung Desa Iha kecamatan Huamual …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!