Sumenep,(Lintasindonesia.co.id)- Hujan deras disertai angin kencang “mengamuk” di Dusun Manding, Desa Aenganyar, Kecamatan Giligenting, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin, 6/1/2020, sekitar Pukul 21.30 Wib.
Kasubag humas Polres Sumenep Akp Widiarti menjelaskan, hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan bangunan atap rumah milik Haera di Dusun Manding, Desa Aenganyar roboh.
“Saat hujan deras, listrik saat itu juga dalam keadaan padam. Didalam rumah juga ada 7 anggota keluarga, tiba-tiba atap rumah roboh/ambruk menimpa seluruh anggota keluarga,” katanya, Selasa (7/1/2020).
Dia menjelaskan, berikut nama korban dalam peristiwa robohnya bangunan atab rumah tersebut.
1. Haera, perempuan, (55), Dusun Manding, Desa Aenganyar (pemilik rumah), kondisi Selamat.
2. Amir Fiki, laki-laki, (30), mengalami luka memar pada kaki kanan.
3. Muani, perempuan, (27), ibu rumah tangga (selamat).
4. Dea, (10), perempuan, (selamat)
5. Muhammad Ali Riski, (9), laki-laki, Mengalami luka serius pada muka terutama mata.
6. Kaila, (4) bulan, perempuan, (selamat)
7. Haeri, (75), perempuan, (selamat).
Adapun dari 7 anggota keluarga yang mengalami luka-luka korban bernama Muhammad Ali Riski mengalami luka serius pada muka terutama mata.
“Korban saat ini di rawat di Puskesmas Giligenting, sedangkan korban lainnya, Amir Fiki mengalami luka memar pada kaki kanan. Adapun kerugian material dalam peristiwa itu ditaksir mencapai sekitar Rp 30.000.000,”. (Yas)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























