Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / BABEL / Bangka / NELAYAN PESISIR MENGELUH DENGAN MUARA AIR KANTUNG YANG SELALU BERMASALAH

NELAYAN PESISIR MENGELUH DENGAN MUARA AIR KANTUNG YANG SELALU BERMASALAH

SUNGAILIAT BANGKA–12-01-2020. Lintas indonesia Para nelayan Lingkungan Parit Pekir Sungailiat, yang mengatas namakan Aliansi Masyarakat Pesisir Bersatu Kabupaten Bangka mempertanyakan kegiatan pelaksanaan pengerukan Muara Air Kantung Sungailiat yang dilakukan oleh PT. Pulomas.

Mereka menilai apa yang dilakukan oleh PT. Pulomas tersebut, tidak ada hasilnya dan hingga sekarang kondisi Muara Air Kantung Sungailiat tidak ada perubahan sehingga para nelayan menjadi bermasalah. Khususnya saat kapal nelayan yang akan masuk dan keluar pelabuhan Perikan Sungailiat.

PT. Pulomas bekerja melakukan pengerukan alur Muara Air Kantung sejak tahun 2010 hingga 2019 sudah hampir 10 tahun ,Tapi oleh nelayan dinilai tidak ada hasil dari pengerukan tersebut.

” masyarakat Pesisir, melihat selama ini, perusahaan tersebut hanya sekadar berjanji akan mengeruk alur muara. Tetapi kondisinya sekarang, nelayan masih saja susah dan jadi masalah apabila kapal akan masuk ke pelabuhan karena alur tersebut masih dangkal, susah untuk dilalui kapal,” salah satu tokoh masyarakat pesisir Kabupaten Bangka, di Sungailiat Senin 12/01/2020

Menurut Adi mirwan yang sering di panggil ambo nae mengatakan,saya tidak ada kepentingan apa pun disini,tapi saya kasihan sama para nelayan yang melaut,konsidi alur Muara Air Kantung hingga sekarang tetap dangkal. Hal tersebut tentunya merugikan para nelayan. Dikatakannya, semula rencana pengerukan alur muara yang dilakukan oleh perusahaan PT. Pulomas membuat masyarakat pesisir menjadi senang. Alasannya permasalahan alur pelabuhan yang dangkal dan sering tertutup akan selesai.

“Tapi teryata hingga sekarang muara tetap dangkal dan tertutup seperti dulu,” tandasnya.
Adi nirwan(ambo nae) juga mempertanyakan mengapa PT. Pulomas, yang mengunakan kapal penghisap lumpur melakukan pengerukan pasir tersebut bukan di lokasi yang sebenarnya, yakni di bibir muara yang dangkal. Tapi melainkan pengerukan dilakukan di tengah laut. Hal ini membuat nelayan dan masyarakat pesisir semakin tidak mengerti bagaimana PT Pulomas bekerja mengeruk alur muara tersebut.

Ditambahkannya, Kalau memang PT.Pulomas tidak bisa mengeruk alur maura pelabuhan tersebut, sebaiknya Pulomas menghentikan aktivitas pengerukan di Alur Muara Air Kantung dan di gantikan dengan perusahaan yang benar2 membantu nelayan.

“Kita pertanyakan komitmen PT. Pulomas segera menyelesaikan pengerukan, kalau tidak bisa, hentikan pengerukan dan keluar dari muara Air Kantung walaupun di perpanjang sampai 6 bulan,dan saya berharap kepada pak bupati bangka menindak dengan tegas masalah pulo mas ini.” ujarnya adi nirwan/ambo nae.(Anuar)

Check Also

Tim Gradak Polres Bangka Tindak Cepat Pasutri Pengedar Narkoba di Berbura

BANGKA, media-lintasindonesia.co.id – Pasangan suami istri (pasutri) yang diduga menjadi pengedar narkoba jenis sabu, diamankan …

Hellikopter Milik Polri Hilang Kontak diperkirakan Jatu diLaut Beltim

Bangka Belitung, lintasindonesia.co.id | Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad …

Temah “Ramadhan Berkah”. Ini Kata; Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Peduli Ekonomi (Babel)

Foto: Fajar Triatma Tabara,SH. Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Peduli Ekonomi (Babel) Ist Bangka,Lintas Indonesia.co.id …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!