SBB – Lintasindonesia-
Terkait pemberitaan Rakyat Maluku, yang berjudul ada 3 kasus besar dibalik Kematian seorang Jurnalis Serta Ketua LSM LIRA, Lumbung Informasi Rakyat SBB, Alm Jodih Lumatalale, yang murapakan Mantan Upulatu/ Raja Negeri Niniari, Kecamatan Seram Barat. Bahwa meninggalnya diduga melibatkan Bupati SBB Moh Yasin Payapo.
Jodis Rumahsoal Anggota DPRD SBB Fraksi PDIP, Komisi I yang merupakan warga Negeri Niniari Gunung, Kecamatan Taniwel meminta Bupati SBB sikapi pemberitaan di Media Rakyat Maluku, agar tidak terjadi kontroversi di kalangan masyarakat Saka Mese Nusa.
” Saya selaku warga Niniari Gunung meminta Bupati SBB sikapi terkait pemberitaan Media Rakyat Maluku yang diduga menuding dirinya sebagai pimpinan di Saka Mese Nusa ini, dalam meninggalnya Upulatu Negeri Niniari, Kecamatan Seram Barat Bpk Alm.Jodih Lumatalale.
Dan saya pastikan persoalan ini harus di sikapi dan dipertanggung jawabakan sesuai dengan prosedur kalau tidak bisa terjadi Konstilasi sosial yang tidak di inginkan di Bumi Saka Mese Nusa.
Lanjut Jodis ” Harga diri kami anak negeri merasa terharu dan sedih melihat persoalan ini, beliau merupakan Upu Iatu Negeri Neniari, olehnya itu, Saya atas nama sebagai anak negeri representasi 6 negeri mengawal persoalan ini dan apabila betul saya pastikan Gigi ganti gigi tanpa pandang mulut dan jabatan” Kecam Jodis.
Selain Bupati Jodis pun Meminta Kepada Polres Seram Bagian Barat untuk mengusut tuntas serta pihak Rumah Sakit Daerah Piru, RSUD untuk melakukan otopsi guna mengetahui motif meninggal Alm Lumatalale.
” Dan masalah ini, bukan hanya bupati melainkan Polres SBB, juga harus menindaklanjuti dan tuntaskan serta RSUD Piru bila perlu lakukan otopsi untuk mengetahui meninggalnya saudara kami Bpk Jodih Lumatalale” Pungkasnya.
Rasa kekesalan Anggota DPRD SBB mudah ini juga diungkap dalam akun media sosialnya Facebook Jodis Critiano Rumahsoal Lekalaite.
(AT)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























