Arbain,Kasi BP3TKI Nunukan
NunukanLintas
Indonesia.“Kepala Balai Pelayanan,Penempatan dan Pelindungan Tenaga Kerja Indonesia(BP3TKI)Nunukan,Kalimantan
Utara(Kaltara),“Kombes Pol Hotma Viktor Sihombing” melalui Kasi BP3TKI Nunukan “Arbain”kepada
wartawan Kamis(13/02)mengatakan,kegiatan pencegahan dilakukan secara rutin
dengan melibatkan instansi terkait yang tergabung dalam satuan tugas.”
“BP3TKI Nunukan,
Kalimantan Utara berhasil mengamankan puluhan calon Tenaga Kerja
Indonesia(TKI)Ilegal(non-prosedural Red)yang dicurigai akan berangkat ke Negeri
Tawau Sabah, Malaysia.”
“Penangkapan ini dilakukan Satgas Pencegahan TKI ilegal yakni BP3TKI,TNI,Polri
dan Satpol PP pada sejumlah lokasi,puluhan TKI yang dimaksud siap
diberangkatkan ke Tawau Sabah untuk bekerja,”ujarnya.
Kata Arbain, “Razia yang dilakukan saat ini,digelar setiap waktu tertentu guna
mengantisipasi pemberangkatan calon TKI Ilega ke Malaysia. “Razia yang
kita lakukan bersama satgas dari TNI, Polri dan Satpol PP sebagai bentuk
pencegahan pemberangkatan TKI.”
“Razia calon TKI ilegal pada(13 /02)bertepatan dengan
kedatangan KM.Bukit Siguntang yang bersandar di Pelabuhan Tunon Taka
Nunukan,”Terangnya.
Lebih lanjut Arbain menyebutkan pula bahwa,”Sebanyak 23 orang calon TKI ilegal
yang berhasil diamankan. Masing –masing adalah,11 orang laki-laki, 8 orang perempuan
dan 4 orang anak-anak. Setelah diamankan, calon TKI ini langsung dibawa ke
Kantor BP3TKI Nunukan untuk mengetahui dokumen, tujuan dan asal daerahnya.
“Dari 23 orang calon
TKI ilegal yang berhasil diamankan ,dua diantaranya telah memiliki dokumen paspor,
sedangkan empat orang bersedia mengurus dokumen,yang lainnya mengaku akan bekerja
di Nunukan,”ungkap Arbain.
Kata Arbain, “Puluhan calon TKI ilegal tersebut diamankan di Jembatan Haji
Putri Gang Kakap RT.17,Kelurahan Nunukan Timur,dirumah-rumah warga yang selama
ini dijadikan penampungan.
“Upaya pencegahan dengan merazia calon TKI pada
titik-titik yang dicurigai menjadi tempat penyeberangan ke Malaysia, BP3TKI
Nunukan akan mengarahkan untuk menjadi buruh migran yang prosedural(legal Red).”/Rdm.
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























