Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / D.K.I-JAKARTA / Perumda Gelar Ngopi Bareng Tiga Derektur 10 Februari 2020

Perumda Gelar Ngopi Bareng Tiga Derektur 10 Februari 2020

MALANG,mLi – Warung Sumber Gentong (WSG). Warung yang berlokasi di Jalan Abdillah 4, Genitri, Tirtomoyo, Pakis, Kabupaten Malang ini telah bertemu tiga direktur Perusahaan daerah (Perunda) yang selama ini bertindak sebagai operator air bersih di Malang Raya.

Tiga direktur tersebut antara lain, Perumda Tugu Tirta Kota Malang, Perumda Tirta Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Perumda Aming Tirto Kota Batu.mereka menggelar kegiatan Ngopi Bareng, Minggu 9/2/20 Malam.

Pertemuan yang bertema Obrolan Kampung, Menyoal Kebutuhan Air Warga Kampung’ guna membahas persoalan air bersih di Kota Malang, paska jebolnya pipa transmisi yang berdiameter 500 milimeter (mm), di wilayah Tumpang.

Bambang GW selaku presidum Dewan Kampung Nusantara mengatakan kehadiran tiga direktur ini bisa mengatasi persoalan pasokan air bersih kepada warga.

“Dengan di adakannya ngopi bareng imi Harapan kita agar persoalan pasokan air akibat pecahnya pipa transmisi dapat teratasi bagaimana jalan keuarnya,” ujarnya.

M.Nor Muhlas, Direktur Perumda Tugu Tirta ,pihaknya dapat memahami keluhan warga terkait pecahnya pipa penyalur air bersih.

“Saya dari Perumda Kota Malang sangat memahami setiap keluhan warga yang terdampak atas musibah tersebut sehingga kami terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat yang terdampak,” ucapnya.

Pihaknya juga intens berkomunikasi dengan pihak Kementerian PUPR untuk bisa mempercepat perbaikan pipa yang jebol.

“Saya ucap Alhamdulillah, semua masalah itu bisa kami lakukan meski masih dalam proses. , untuk mengatasi hal yang diluar dugaan masih banyak yang belum terealisasi,” tegasnya.

Direktur Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang, Syamsul Hadi mengatakan sistem pendistribusian air di Kota Malang menggunakan sistem pompanisasi, sedangkan di Kabupaten Malang selain menggunakan sistem pompanisasi juga menggunakan sistem gravitasi.

“Kabupaten Malang menggunakan sistem gravitasi, kalau di Kota 100 persen Pompanisasi. Untuk itu, kedepannya kami akan menggunakan air permukaan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Malang Selatan, tentunya menggunakan teknologi pengelolaan air agar kebutuhan warga dapat terpenuhi dengan baik,” jelasnya.

Edi Sunaedy selaku direktur Perumda Aming Tirto menambahkan pelanggan di Kota Batu jumlahnya tidak signifikan, lantaran di setiap desa sudah ada Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) yang dikelola swadaya oleh masyarakat itu sendiri.

“Kalu untuk Di Kota Batu itu unik, satu rumah bisa memiliki 4 meteran, dari HIPPAM, PDAM Batu, PDAM Kota Malang, dan Kabupaten. Itu ada di Junrejo,” pungkasnya.dengan tersenyum.
(Darwanto)

Check Also

Gandeng Kantor Komunikasi Kepresidenan, Nawasena Indonesia Emas Gelar Diskusi Publik Ketahanan Pangan

  JAKARTA, LINTASINDONESIA.CO.ID | Nawasena 08, relawan pendukung Prabowo – Gibran pada Pilpres tahun 2024 …

Kemenkumham Bertransformasi Dalam Kabinet Merah Putih

Jakarta, media-lintasindonesia.co.id- Presiden Republik Indonesia ke delapan, Prabowo Subianto telah melantik menteri dan wakil menteri …

KELUARGA BESAR MEDIA LINTAS INDONESIA MENGUCAPKAN SELAMAT MEMPERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA 28 OKTOBER 1928 – 2023. BERSAMA MAJUKAN INDONESIA

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!