SBB – Lintasindonesia-
Dengan wabah muntaber yang menimpa salah satu anak dari Dusun Sela, Desa Luhutubang, Kecamatan Kepulauan Manipa. Ketua komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah meminta Dinas Kesehatan Seram Bagian Barat untuk memperhatikan kondisi lingkungan di dusun tersebut, serta rutin melakukan sosialisasi ke masyarakat.
Hal itu disampaikan kepada media ini pada Jumat (21/2). Menurut Jamadi terjadinya wabah penyakit muntaber di Dusun Sela diakibat kondisi lingkungan yang tidak bersih, seperti banyak masyarakat yang masih membuang air di pantai, karena tidak adanya Wc umum atau pribadi, dan juga tidak ada ketersediaan air bersih sehingga warga menggunakan air sungai untuk minum dan aktivitas lainya. Bahkan air sungai juga sangat tidak layak atau keruh airnya.
Lanjut Dia (Jamadi -red) Saat ini anak penderita muntaber telah dievakuasi oleh tenaga kesahatan untuk mendapatkan perawatan yang intensif di RSUD Piru, sebab di Dusun Sela, dan Kecamatan Kepulauan Manipa sendiri tenaga medisnya belum terlalu lengkap untuk mengatasi hal – hal tersebut.
Sehingga itu, Ketua Komisi I DPRD Seram Bagian Barat ini meminta kepada Dinas Kesehatan untuk berperan aktif dalam memperhatikan lingkungan
” Harapan Saya ada etikat baik dari Pemda SBB melalui Dinas Kesehatan agar memperhatikan kondisi kesehatan di wilayah Kepulauan Manipa, seperti kebersihan lingkungan diperlukan adakan sosialisasi ke masyarakat agar mereka paham, kemudian menetapkan tenaga medis yang berkompeten di wilayah kepulauan” Harap Jamadi.(AT)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























