BATU BARA:Media Lintas Indonesia.co.id| – Ironis, salah satu warga Pasutri Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tepatnya di Jl,Pendidikan Dusun XII Desa Sukamaju Kecamatan Tg tiram, Kabupaten Batubara, Luput dari perhatian pemerintah. Pasalnya ada beberapa rumah warga tersebut belum pernah mendapatkan bantuan sedikitpun dari pemerintah baik dari Desa, Kecamatan maupun Kabupaten.
“Saya tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah sampai saat ini, meskipun rumah saya nyaris roboh,” ungkap Irwan paru baya ini ±(50) warga Desa Sukamaju Jl.Pendidikan Dsn.XII Kecamatan Tg tiram Kabupaten Batubara saat ditemui Media-lintasindonesia.co.id dirumahnya, Sabtu, (29/02/2020).
Selanjutnya kata dia, dengan kondisinya yang sakit-sakitan Iwan paruh baya ini sudah tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasa sehingga untuk makan sehari – hari saja dia hanya mengharapkan dari istrinya yang bekeja sebagai ambil upah cuci pakaian Rp, 450.000/per Bulan, selebihnya belas kasihan dari orang lain.
“Kondisi saya sudah tua pak tidak bisa melakukan aktivitas apa – apa, untuk makan sehari – hari saja hanya mengharapkan pemberian dari orang yang kondisinya sama kurang mampu serta belas kasihan orang lain, namun meskipun kondisi kami seperti ini, tetapi kami tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah,” tuturnya.
Senada juga di ungkapkan salah satu warga tetangga yang tidak mau di sebutkan namanya, bahwa, masih banyak lagi warga di sini di Dusun XI ini yang kurang mampu, sebutnya.
“Total semua ada ± 10 keluarga RTLH namun kalau dari pemerintah Desa Sukamaju belum pernah ada sampai saat ini, dari jumlah tersebut kurang lebih ada ±10 Rumah yang kondisinya sangat mengkhawatirkan,” terangnya.
Sementara salah satu warga Fauzi (38) menambahkan bahwa, dirinya sangat prihatin dengan kondisi rumah warga saat ini, namun kata dia, dirinya juga menyesalkan sikap pemerintah yang terkesan menutup mata.
“Saya yakin pemerintah mengetahui kondisi warga Jl.Pendidikan Dusun XII saat ini, apalagi jumlah Rumah Tidak Layak Huni di sini sangat banyak kalau di hitung Rumahnya, namun ironisnya sampai saat ini jangankan bantuan dari pemerintah, Kepala Desanya saja belum pernah berkunjung melihat kondisi warganya sampai saat ini,” ketusnya mengakhiri.
Reporter: (Yfn/mLI/Bt.Bara).
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























