
Sumenep, (Lintasindonesia.co.id)- Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur memiliki banyak beranika ragam kuliner. Salah satu kuliner khas Sumenep yang banyak diminati adalah “Olet”.
Kue Olet yang terbuat dari singkong dan diatasnya ditaburi dengan ketan hitam ditambah parutan kelapa diatasnya lalu disirami tanggulli atau olahan gula aren yang belum jadi itu diminati banyak orang.
Kuliner ini hanya terjual diberbagai daerah tertentu seperti halnya di pasar lenteng. “Penjualan Olet hanya setiap Minggu dipasar Lenteng,” kata ibu Immah, salah satu penjual kue olet, saat dikonfirmasi di pasar Lenteng, Minggu, (29/3/2020).

Dia menjelaskan, kue Olet lezat olahan dari desa bila pora itu memberikan harga yang cukup murah, mulai dari Rp 2000 hingga Rp 10.000.
“Soal harga tergantung pembeli, mau beli berapa, beli 2000 atau 5000 juga bisa,” tuturnya.
Oleh karena itu, penjualan Olet dilakukan sejak pagi hari hingga Dhuhur.” Penjualan Olet dari pagi sampai Pukul 12.00 Wib. Kadang tidak sampai adzan dhuhur sudah habis,” tukasnya.
Untuk jarak tempuh dari Kota Sumenep kebarat menuju pasar Lenteng membutuhkan waktu sekitar 18 menit. (Yas)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























