
Sumenep, (Lintasindonesia.co.id)- Desa Sendir merupakan salah satu desa yang berada di ujung timur Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep. Desa Sendir yang berbatasan dengan Desa Patean Kecamatan Batuan ini dikelilingi banyak pohon Bambu.
Bahkan, desa tersebut (Sendir red) menyimpan banyak keindahan dan panorama alam yang menakjubkan. Misalkan, keindahan sungai kembar, keindahan sejuta pohon bambu.
Selain itu, desa sendir juga merupakan sebagai sentra pengrajin produksi anyaman. Dimana produksi anyaman tersebut terbuat dari pohon bambu.

“Untuk produksi anyaman, ini memang dari dulu sejak nenek moyang kita. Saya hanya meneruskan,” kata Zeini, salah satu Warga pembuat anyaman, Jum’at (03/4/2020).
Dirinya menjelaskan, pembuatan anyaman tidak mudah melainkan butuh proses, proses mulai dari pemotongan bambu sampai jadi anyaman. Pembuatan anyaman membutuhkan waktu kurang lebih satu minggu mulai sejak proses.
“Kalau 60 biji anyaman, itu dikerjakan kurang lebih satu minggu. Nah, dari 60 biji itu keuntungan yang kami dapatkan sekitar Rp. 450-500 ribu rupiah. Kalau hanya beli 1 biji harganya 15 ribu rupiah,” ujarnya.
Adapun proses penjualan anyaman itu sangat mudah dilakukan yakni hanya tinggal menunggu pembeli datang kerumah masing-masing (Pembuat anyaman).
“Kalau pembuatan anyaman selesai pembeli hanya tinggal datang dan tawar menawar harga. Desa ini (Sendir red) memang pusat pembuatan anyaman,” tukasnya. (Yas)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























