Nunukan,Lintas Indonesia.co.id.“Dalam rangka mempererat tali sillaturrahmi dan kemitraan antara insan pers se-Kabupaten Nunukan,Kalimantan Utara(Kaltara),dalam hal sosial kontrol maupun dalam pemberitaan,pihak Badan Narkotika Nasional Kabupaten(BNNK)menggelar coffee morning yang diadakan di Aula Kantor BNNK Jalan Antasari,Kelurahan Nunukan Timur Pada,Jumat(03/07).
Acara tersebut tentunya menjadi hal yang istimewa bagi insan pers,karena disamping mempererat tali sillaturrahmi, agenda ini juga menunjukkan adanya penghargaan yang dilakukan oleh keluarga besar BNNK terhadap wartawan Nunukan untuk menjalin mitra kedepannya.
Kepala BNNK Nunukan,Kompol La Muati,SH.MH didampingi Kasi Pencegahan Murjani Shalat SE, Kabag Keuangan Abdullah dan Humas BNNK Nunuakn Zaenal Arifin,SKM serta para wartawan dari berbagai media cetak maupun online.
Kegiatan ini dilaksanakan guna mempererat kemitraan dan silaturrahmi antara BNNK dan wartawan dalam pemberitaan maupun sosial kontrol.”
Disamping itu,tentunya akan menambah sinergiritas antara insan pers dan BNNK Nunukan dalam hal menumpas dan mengurangi narkotika melalui informasi media dan mempublikasikan secara luas terkait P4GN, sehingga seluruh lini dapat terpantau mulai dari usia anak- anak,dewasa dan masyarakat pada umumnya.”
Dikesempatan tersebut,Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten(BNNK)Nunukan“Kompol La Muati,SH.MH” menyampaikan bahwa,penyalahgunaan narkoba di Nunukan sangat memprihatinkan maka perlu meningkatkan edukasi bahaya tersebut.
BNNK Nunukan juga meminta agar para awak media terus menggelorakan dan mengedukasikan masyarakat untuk hidup 100 persen jauh dari penyalahgunaan narkoba.
Lebih lanjut La Muati menyampaikan bahwa,kedepan akan mengadakan program desa bersinar yaitu bersih dari narkoba.“Hal tersebut sudah mendapat persetujuan dari pemerintah daerah(Pemda)Nunukan bersama stakeholder yang ada.
“BNNK Nunukan juga kembali mengaktifkan relawan,baik yang sudah dibentuk maupun di tingkat desa dan RT,dengan tujuan agar nunukan bersih dari penyalahgunaan narkoba.
Daerah Kabupaten Nunukan merupakan wilayah kepulauan yang berada di Perbatasan,narkoba bisa masuk dari mana saja maka,ini harus di perangi sehingga perlu mengedukasi terutama aspek hukum dan dampak bagi kesehatan masyarakat,”ungkap La Muati.
Kepala BNNK Nunukan mengakui,keterbatasan yang dimiliki dan kurangnya personil menjadi satu tantangan namun,pihaknya tetap optimis untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba,menyelamatkan generasi bangsa,khususnya masyarakat diperbatasan Nunukan agar hidup 100 % sadar,sehat,produktif dan bahagia tanpa narkoba,”ujar La Muati./Rdm.
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























