Media Lintas Indonesia.co.id perwakilan Sumatera Utara.
Warga Dusun Pematang Lada, Kepenghuluan Bagan Nibung, Kecamatan Simpang Kanan, kabupaten Rokan Hilir, Riau pada hari Senin (20/07/2020) mengadakan aksi demo kekantor Desa atas adanya seorang warga setempat yang membuka usaha ternak ayam potong didekat pemukiman warga, sehingga limbah yang berbau tak sedap dan dengan banyaknya timbul lalat yang sangat mengganggu makanan dan minuman warga masyarakat dan maka pada hari selasa pagi (21/07/2020) Kepala Desa Bagan Nibung, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Rokan Hilir, Riau yaitu Bapak Karman bersama dengan personil Mapolsek Simpang Kanan, Bhabinkamtibmas Brigadir. Yudhi Arjuna turun langsung kelapangan untuk membuktikan laporan dari warga masyarakat bahwa limbah ternak ayam potong tersebut memang sangat mengganggu ketenangan didalam bermasyarakat. Dikarenakan timbul bau yang tak sedap dan banyaknya lalat hingga sampai mengerumuni makanan dan minuman warga masyarakat.
Memang jika hal ini tidak segera ditindak maka amarah warga sudah pasti tidak terbendung dan akan menimbulkan anarkis. Oleh sebab itu Penghulu Bagan Nibung, yaitu bapak Karman dan personil Mapolsek Simpang Kanan, Bhabinkamtibmas yaitu Brigadir. Yudhi Arjuna segera langsung kelokasi yang dimaksud oleh warga untuk membuktikan kebenaran dari laporan warga Dusun Pematang Lada, Desa Bagan Nibung. Agar masalah ini tidak kabar berita yang simpang siur.
Untuk menjawab tentang kebenaran perihal limbah ternak ayam potong tersebut yang berbau menyengat serta untuk menghilangkan banyaknya kerumunan lalat diseputaran pemukiman warga. Memang ternak ayam potong milik saudara Endang Purnama warga Dusun Pematang Lada, maka Penghulu Bagan Nibung akan memanggil paksa pemilik ternak ayam potong tersebut.
Penghulu Bagan Nibung membenarkan adanya laporan tersebut kepada awak media Police Watch news. Namun yang sangat dikesalkan oleh Kades Bagan Nibung, Karman dan personil Mapolsek Simpang Kanan,Brigadir. Yudhi Arjuna adalah tidak adanya izin membuat ternak ayam potong tersebut ataupun pemberitahuan kepada jajaran aparat Desa setempat ataupun laporan keKecamatan. Dan yang lebih kecewanya lagi Terhadap Kepala Desa dan Bhabinkamtibmas adalah tidak dapat bertemu dengan pemilik ternak ayam potong tersebut pada saat dikunjungi. Sehingga mereka berdua memutuskan untuk kembali kekantor Desa dan akan memanggil paksa pemilik ternak ayam potong tersebut.
Pemilik ternak ayam potong tersebut yaitu saudara Endang Purnama Untuk hadir kekantor Desa dan menjelaskan kepada warga serta mempertanggung jawabkan izinnya kepada jajaran yang berwenang dalam hal ini. Semoga permasalahan ini jadi pembelajaran kepada warga Desa Bagan Nibung khususnya agar tidak membuat pencemaran lingkungan.(Asron Nasution).
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























