Sumenep, (Lintasindonesia.co.id)-Kapal KM DJO No. 3 yang di Nahkodai oleh Kapten Anut Anggiawan beserta 15 anak buah kapal (ABK) terjadi kecelakaan laut di perairan laut Masalembu sebelah selatan.
Kapal tersebut bermuatan sembako dan bahan meterial bangunan berangkat dari pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan tujuan Pelabuhan Malinau Kalimantan Timur.
Kasubag Humas Polres Sumenep Akp Widiarti mengatakan saat kapal dihantam angin dan ombak besar, kapal tersebut oleng dan mengalami kebocoran hingga kandas akibat cuaca ekstrim.
“Kapal (KM DJO No. 3 red) terhempas dan hanyut menabrak batu karang yang menyebabkan kebocoran di bagian haluan depan lambung Kapal. Saat ini posisi Kapal kandas diatas batu Karang,” katanya, Minggu (26/7/20).
Menurutnya, seluruh ABK Kapal dievakuasi ke darat oleh Petugas Syahbandar dan dibantu menggunakan perahu nelayan masyarakat setempat, pada Sabtu (25/7/20) kemarin, sekitar pukul 06.00 Wib.
“Abk sebanyak 9 orang dibawa ke Kantor Sayahbandar Masalembu dan 7 orang Abk bertahan di Kapal untuk Menjaga Kapal dan barang muatannya,” jelasnya.
Beruntung, Laka laut yang menimpa Kapal dengan kapasitas 650 ton tidak ada korban jiwa, semua awak kapal selamat dan dalam kondisi sehat meski semalaman menganpung di air.
“Kerugian materiil hingga saat ini belum bisa di tentukan, sebagian barang muatan kapal berhasil dievakuasi ke pinggir pantai dengan menggunakan 3 perahu nelayan,” tukasnya.
Hingga kini, anggota dari Syahbandar, Polsek Masalembu dan Koramil Masalembu melakukan penjagaan di lokasi Kapal KM. DJO no. 3 tersebut.
“Lokasinya berjarak kurang lebih 2 Mil dari bibir pantai masuk Dusun Baru Desa Masalima, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep,” ujarnya. (Yas)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























