Tanjungpandan BELITUNG, www.media-lintasindonesia.co.id . Bupati Belitung Sahani Saleh bersama Satpol PP Kabupaten Belitung melakukan penggerebekan gudang penampungan minuman keras jenis arak, pada hari Selasa (28/07/2020).
Didalam penggerebekan tersebut berhasil diamankan 74 derigen siap edar ukiran 20 liter dan satu orang penjaga gudang, yang berlokasi di Jalan Asam Lubang, Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjungpandan Belitung.
Bupati Belitung mengatakan,” jadi inilah salah satu suksesnya kita dalam hal kemarin mengeluarkan sayembara, untuk informasi terhadap minuman arak ini, setelah mendapatkan SMS malamnya, pada hari Selasa sore ini langsung kami tindak lanjuti dengan Satpol PP laporan tersebut, dan ternyata terbukti ditempat tersebut ada satu gudang penyimpanan Arak.
Melanjuti hal tersebut, kepada pemilik, pihak penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Belitung masih menggali keterangan dari penjaga gudang, pada saat penggerebekan berada ditempat, yang diduga bukan asli Belitung,”ujarnya.
Bupati Belitung Sahani Saleh berharap, kedepannya masyarakat tidak perlu lagi takut untuk melaporkan hal-hal seperti ini, meskipun, setiap pekerjaan seperti ini ada oknum aparat yang melindunginya.
Masyarakat bisa melaporkannya dengan cara melalui sms, whatsapp atau apa saja, saya akan merahasiakan identitasnya dan akan ada bonus, tinggal berikan dan tunjukan bukti yang jelas serta lokasinya, kita akan segera tindak lanjuti,”tegasnya.
Hal ini akan diteruskan melalui proses hukum yang ada, Bupati Belitung akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dalam penanganan kasus tersebut, sehingga pelaku bisa dikenakan Piasan sesuai dengan aturan hukum yang ada,”Kalau pengedar kita kenakan Tipiring (Tindak Pidana Ringan) kalau pemakai kita berikan pembinaan, kalau ini saya tidak bersedia kalau hanya disidangkan hanya dengan istilah Tipiring, nanti kita akan koordinasi dengan Korwas,”jelasnya.
Bupati Belitung Sahani Saleh meminta aparat hukum yang ada di Kabupaten Belitung juga ikut menyelidiki hal ini, terkait adanya dugaan oknum aparat yang membekingi bisnis haram ini, ia berharap dapat ditindak dengan tegas oleh pemimpinnya,”Kalau untuk aparat tidak ada toleransi, kalau dia saja tipiring yang lain tidak, saya akan ngamuk kepengadilan , karena ini sudah merusak tatanan sosial kemasyarakatan dan juga telah banyak merusak generasi-generasi muda,”pungkasnya. (In)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























