Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / SUM-UT / Perjuangan Seorang Bocah Membantu Orang Tua Mencari Rezeki.

Perjuangan Seorang Bocah Membantu Orang Tua Mencari Rezeki.

Media Lintas Indonesia.co.id Perwakilan Sumatera Utara.

Dimasa pandemi corona yang hingga sampai sekarang masih menghantui dan pastinya sangat membahayakan setiap jiwa manusia sehingga terkadang manusia untuk mencari nafkah merasa was was. Karena wabah virus covid 19 sampai detik ini juga belum sirna dari muka bumi NKRI. Tapi terkadang sangatlah tidak jadi perhatian khusus tentang bahayanya virus corona didalam kehidupan masyarakat ekonomi kecil kebawah. Mencari rezeki dari pagi hingga sore namun yang didapat hanyalah cukup untuk biaya ekonomi selama satu hari pula.

Seperti yang dialami oleh anak yang bernama Afis, murid sekolah Dasar Negeri kelas VI (Enam) disalah satu sekolah diDesa Pangarungan, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara yang seharusnya cukup mengikuti pelajaran sekolah seperti layaknya anak anak sekolah lainnya. Namun diduga dengan lemah dan kecilnya ekonomi yang didapat oleh kedua orang tuanya sehingga beliau punya inisiatif untuk membantu ekonomi kedua orang tuanya dengan berjualan makanan seperti bubur jagung dan ubi serta makanan lainnya untuk dijajakan dengan mengendarai sepeda dayung BMX, namun dikarenakan mewabahnya virus corona sehingga anak sekolah banyak belajar melalui seluler sehingga Afis mengendarai sepeda motor milik orang tuanya. Agar apa yang dicita citakan oleh afis kiranya dapat tercapai. Padahal diera tahun 2020 ini wabah virus covid 19 masih mengancam setiap jiwa manusia, namun hal ini tidak menggoyahkan niat tulus Afis untuk bekerja menjual makanan yang dibuatkan oleh ibunya yang berinisial P. Kerja jualan keliling kampung tersebut digeluti oleh Afis sudah 3 tahun lamanya dengan cara menjajakan jualannya secara keliling, mulai dari tingkat antar dusun kedusun bahkan sampai antar Desa yang ada diKecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Begitulah setiap harinya kehidupan yang dilalui oleh Afis untuk menjajakan dagangannya agar berharap cepat habis dan mendapatkan rezeki yang lumayan menurut dirinya. Menurut kacamata awak media Lintas Indonesia.co.id bahwa anak sekolah seperti Afis tersebut sangatlah tidak layak untuk berjualan apalagi jalan yang dia tempuh diduga hingga mencapai puluhan kilometer hanya demi mendapatkan rupiah. Seharusnya Afis, anak murid yang masih mengenyam pendidikan sekolah dibangku SD kelas VI (Enam) cukuplah mengikuti pelajaran sekolah dan membantu orang tua dirumah. Bukan mesti harus berjualan keliling hingga puluhan kilometer.

Apakah jajaran sekolah ataupun jajaran Pemerintah setempat tidak melihat hal ini? Ataupun, sampai dimana perhatian pemerintah daerah setempat terhadap nasib Afis dan Afis Afis lainnya? Ataukah diduga sengaja membutakan mata terhadap masalah yang terjadi seperti ini? Dalam hal ini awak media Lintas Indonesia.co.id akan segera menjumpai jajaran yang terkait dalam hal ini. (A. Nst).

Check Also

Siti Maslah Lubis Bendahara MIO Tebing Tinggi, Laporkan SN Caleg Wanita Partai Gelora Pelaku Penganiayaan!

Siti Maslah Lubis Bendahara MIO Tebing Tinggi, Laporkan SN Caleg Wanita Partai Gelora Pelaku Penganiayaan! …

PMPRI Desak DPRD Gunakan Hak Interpelasi, Makzulkan Bupati Asahan

KISARAN, MEDIA-LINTASINDONESIA.CO.ID|Puluhan massa dari Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (LSM PMPRI) Kabupaten …

LSM PMPRI Asahan Santunin 100 Orang Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

KISARAN, MEDIA-LINTASINDONESIA.CO.ID |Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia ( DPC …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!