Aceh Subulussalam-lintasindonesia.co.id -Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Subulussalam gelar Konferensi Pers di Posko induk terkait penambahan Kasus Positif Covid-19. tepatnya di Pendopo Walikota, Selasa 18/8/2020
Berdasarkan surat laboratorium penyakit infeksi Universitas syiah kuala pada (15/08/20) Nomor 241/PKU/VIII/2020. Hasil pemeriksaan yang di tujukan Kepada Dinas Kesehatan Aceh, kemudian di sampaikan Kepada Dinas Kota Subulussalam
Berdasarkan pemeriksaan SWAB RT-QPCR pada tanggal 15/08/20. Dua orang terkokonfirmasi positiv covid-19.
Inisial (K), laki-laki (49), Desa Sukamakmur, ianya sempat kontak erat dengan Bupati Aceh Singkil yang terkonfirmasi Positif Covid-19. Sedangkan (LE) perempuan (30) pelajar di Banda Aceh, saat ini sedang menjalani isolasi di Banda Aceh.
“Sebelumnya ada lima orang yang dinyatakan Positif Covid-19 kelimanya dianya kontak erat dengan pasien (NM) yang dinyatakan meninggal dunia positif covid-19,” Kata baginda SH. MM selaku juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19. Kota Subulussalam
Lanjut Kadis Kesehatan Subulussalam “Kami telah mendata 46 keluarga terdekat, yang meninggal dunia yang belum di tes swab karena adanya kendala dari Universitas Syiah Kuala, dan kami masih menunggu kabar dari Unsyiah,” Sebutnya
“Untuk pengobatan belum ada obatnya tetapi jika ia batuk kita beri obat batuk, dan akan memperhatikan makanannya,” tutur Kepala Dinas Kesehatan Munawarah, S. Si. Apt. M. Kes
Sejauh ini ada delapan yang terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kota Subulussalam satu diantaranya meninggal dunia.
“Tenaga Kesehatan yang berhubungan dengan pasien (NM) yang meninggal dinyatakan Positif Covid-19 yang hasilnya negatif akan wajib isolasi mandiri, dan di pastikan imun mereka kuat,” Akhir kata Direktur RSUD Kota Sbulussalam dr Dewi Sartika. (M.Pohan)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























