Sumenep, (Lintasindonesia.co.id)- Desa Tambaagung Tengah, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terjadi pembacokan, Minggu (23/8/2020), sekitar pukul 18.45 Wib.
Asmad (30) menjadi korban pembacokan yang diduga dilakukan oleh Tamim (30). Keduanya ini merupakan satu kampung. Desa Tambaagung, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep.
Kronologis kejadian berawal saat Asmad (korban,red) hendak mau menjemput anaknya yang sedang mengaji di Masjid. Saat korban lewat dihalaman rumah pelaku, istri pelaku memanggil korban.
Begitu pula, saat korban masuk keruang tamu, diruang tamu tersebut istri pelaku mengatakan bahwa dirinya mau meminjam uang kepada korban sebanyak Rp7juta.
Sebelum dijawab, Tamim yang diduga sebagai pelaku tiba-tiba masuk ke ruang tamu dan langsung membacok korban menggunakan sebilah parang sebanyak 7 kali.
“Dengan kejadian itu Asmad (korban,red) mengalami luka bacok pada bagian kepala, jari tangan kiri dan kanan, lengan kanan bagian dalam serta bahu,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, Akp Widiarti, Senin (24/8/2020).
Dia menjelaskan, setelah terjadi pembacokan korban lari untuk menyelamatkan diri dengan cara keluar dari rumah pelaku menuju ke rumah Yasin. Lalu, korban dibawa ke klinik guna mendapat perawatan medis.
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan petugas kepolisian berupa sebuah baju lengan pendek motif kotak warna kombinasi putih hitam, terdapat bercak merah diduga darah korban.
Sebuah sarung motif bergaris dengan warna kombinasi merah dan biru, terdapat bercak merah diduga darah korban.
“Istri korban datang ke Polsek Ambunten melaporkan kejadian penganiayaan. Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 ayat (1) KUHP,” tutupnya. (Yas)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























