Nunukan-Lintas Indonesia.Plt.Bupati Nunukan, Kalimantan Utara(Kaltara),“Ir.H.Faridil Murad,SE.MT” membuka secara
resmi pelatihan tata kelola destinasi pariwisata di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten
Nunukan yang ditandai dengan penyamatan tanda peserta pelatihan,di ruang pertemuan
lantai 4 Hotel Queen pada,Senin (26/10).
Menurut humas,Dalam laporan panitia yang di sampaikan oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga “Ilham Zain,S.Sos.,MPA”mengatakan bahwa, pelaksanaan kegiatan pelatihan tata kelola destinasi pariwisata tahun 2020 bersumber dari anggaran dana alokasi khusus(DAK)non fisik bidang pariwisata kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif Republik Indonesia. Dengan waktu pelaksanaan selama 3 hari dari tanggal 26 – 28 Oktober 2020,jumlah peserta sebanyak 60 orang yang merupakan pelaku
usaha kepariwisataan,berasal dari 5 kecamatan yang ada di pulau sebatik,”ujarnya.
Ir.H.Faridil Murad,SE,MT dalam sambutannya mengatakan bahwa,“Sektor pariwisata adalah salah satu dari lima sektor penyumbang devisa terbesar bagi negara.
Oleh karena itu,segala aktivitas dan kegiatan yang mendukung perkembangan pariwisata akan sangat berpengaruh bagi perkembangan pendapatan negara ini.”
“Dengan melihat potensi yang cukup besar tersebut,maka sudah tepatlah rasanya pelatihan ini di selenggarakan sebagai daya upaya pemerintah daerah(Pemda)untuk mendorong berkembangnya pariwisata di Kabupaten Nunukan khususnya di Kecamatan Sebatik ini”,ungkap H.Faridil.
Kata H.Faridil,pembangunan pariwisata yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah(Pemda)Kabupaten Nunukan adalah dengan pembentukan kelompok-kelompok masyarakat sadar wisata (Pokdarwis)di harapkan mampu menstimulasi perkembangan pariwisata yang berbasis keterlibatan masyarakat.”
Faridil berharap,dengan pembangunan pariwisata yang berbasis masyarakat sebagai langkah dasar berpijak,perlu adanya penguatan struktur organisasi kelembagaan yang ada di tingkat desa dan fasilitasi terbentuknya
organisasi pengembangan destinasi pariwisata,yang bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam hal tata kelola kepariwisataan,agar peserta dapat mengikuti
pelatihan dengan maksimal.”
“Saya berharap,agar semua peserta benar- benar dapat memanfaatkan kesempatan yang baik ini, sehingga pelatihan ini membuahkan hasil yang maksimal, petakan permasalahan yang selama ini dihadapi dan coba di konsultasikan sehingga anda akan mendapatkan hasil yang bermanfaat dari pelatihan ini,” tutup Faridil./Rdm.
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























