Nunukan-Lintas Indonesia.“Untuk penguatan modal usaha,sebanyak 1.000 pelaku usaha mikro, mendapat bantuan sebesar Rp.2 juta dari pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian(DKUKMP).
“Bantuan akan disalurkan melalui transfer rekening di Bank Kaltimtara cabang
Nunukan kepada para penerimanya.”
Menurut humas,penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Plt.Bupati Nunukan“Ir.H.Faridil Murad,SE.MT”kepada 3 orang penerima di Kantor Bupati pada,Selasa (24/11).”
Dalam acara Hadir penyerahan bantuan tersebut,turut hadir Sekretaris Daerah(Sekda) Nunukan Serfianus,Kepala DKUMKP H.Abdul Karim, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) R.Iwan Kurniawan,pejabat dari
Inspektorat,serta perwakilan manajemen Bank Kaltimtara.”
Kepala DKUMKP H.Abdul Karim dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa,“Bantuan untuk pelaku usaha mikro berasal dari alokasi Dana Insentif Daerah(DID)yang diterima oleh Pemerintah Kabupaten Nunukan.
“Pemerintah pusat memberikan DID kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan karena selama ini dianggap mampu menangani dampak penyebaran covid – 19 di masyarakat dengan baik,”ujarnya.
Jumlah pelaku usaha mikro yang diusulkan untuk menerima bantuan sebetulnya cukup banyak, mencapai 3.108 pelaku usaha namun menurut Abdul Karim,setelah melalui verifikasi dan validasi data, akhirnya hanya 1000
pelaku usaha mikro yang dinyatakan memenuhi syarat mendapatkan bantuan.”
“Verifikasi dan validasi data kami lakukan selama hampir 2,5 bulan, dengan melibatkan juga inspektorat agar datanya benar – benar aman dan bisa dipertanggungjawabkan. Akhirnya dari 3.108 pelaku usaha mikro yang
diusulkan, ternyata hanya 1.000 pelaku usaha mikro yang dinyatakan memenuhi syarat. Sementara sisanya akan coba kami alihkan kepada program bantuan presiden untuk usaha produktif yang direncanakan nilainya Rp.2,4 juta,”ungkap Abdul Karim.
Abdul Karim berpesan,agar para penerima bantuan dapat menggunakan bantuan tersebut dengan sebaik – baiknya untuk mengembangkan usahanya.”
“Kepada ibu – ibu penerima bantuan,tolong disampaikan kepada teman – teman yang lain bahwa penerima bantuan ini bukan diundi, melainkan diseleksi.Kita lihat tempat usaha,keaktifan usahanya selama masa pandemi covid-19,dan lain sebagainya.
“Manfaatkan dengan sebaik – baiknya,dan mudah – mudahan bantuan ini ada berkahnya sebagai sarana penguatan modal usaha sehingga bisa lebih berkembang,”ujarnya Abdul Karim./Rdm.
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























