Nunukan-Lintas Indonesia.“Hari ini,Sabtu (05/12/2020)sekitar pukul 09.00-10.40 Wita,di depan Tugu Dwikora Alun-alun Kota Nunukan, “Forum Masyarakat Adat Lintas Etnis(DPD Formaline)menggelar Apel dalam rangka mendukung pelaksanaan Pilkada serentak tanggal 09 Desember 2020 yang aman, tertib,lancar,sejuk dan sukses dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan Covid 19.”
Kegiatan tersebut,di hadiri oleh sekretaris daerah(Sekda),Serfianus,S.IP,M.Si,Kapolres
Nunukan AKBP Syaiful Anwar,S.I.K,Palaksa Lanal Nunukan“Mayor Laut(E)Ronny Yosapat”,Wakapolres Kompol Edy Budiarto,SH, Kapolsek Nunukan“IPTU Randhya Sakthika Putra, S.T.K.,S.I.K., M.H”,Pasi Intel Satgas Pamtas RI-MALAYSIA Yonif 623/BWU“Lettu Inf.Burhan”,Kasi Pidsus Kejaksaan Negri“Riki Rangkuti, SH., M.Kn”,Ketua KPU Abd.“Rahman,S.Ip”,KetuaBawaslu“M.Yusran”
,Perwakilan Paslon Gubernur/Wakil Gubernur Kaltara,Bupati/Wakil Bupati ,Perwakilan Partai Politik,serta Formaline Nunukan.
Tokoh Masyarakat Adat Lintas Etnis (FORMALINE)menyampaikan bahwa,“Kami
mendukung sepenuhnya pemerintahan yang sah“Ir.H.Joko Widodo”Presiden Republik
Indonesia(RI)berdasarkan peraturan dan undang – undang yang berlaku untuk melaksanakan pembangunan nasional yang adil,merata untuk kepentingan bangsa dan negara.“Kami mendukung sepenuhnya Pilkada serentak pada,tanggal 9 Desember 2020 yang aman tertib,lancar,dan sukses dengan tetap mematuhi Protokol kesehatan covid – 19 di
Nunukan.“Kami mendukung sepenuhnya TNI – Polri dalam melaksanakan tugas sesuai peraturan dan undang – undang yang berlaku untuk menindak tegas kepada seseorang atau kelompok masyarakat baik langsung maupun tidak langsung dalam mempertahankan kedaulatan NKRI.“Kami menolak segala bentuk ancaman,gangguan,hambatan,tantangan
yang dapat membelah kesatuan dan persatuan NKRI seperti ujaran kebencian,fitnah,dan hoax.”
Ketua KPU Nunukan“Rahman,S.Ip” menyampaikan bahwa“Tahapan pilkada pada saat ini tinggal 4 hari lagi.Setiap masyarakat memiliki hak dalam memilih pemimpinnya maka,gunakanlah hak suara setelah mendengar Visi-Misi dari masing – masing paslon. Pilkada 2020 kali ini berada di tengah pandemi Covid-19,KPU akan tetap menerapkan protokol kesehatan yang telah dianjurkan, ”ungkap Rahman.
Ketua Bawaslu Nunukan M Yusran,berharap agar Formaline bisa menjadi wadah yang bertanggung jawab,menenangkan masyarakat jika terjadi konflik yang mengarah ke SARA pada saat pelaksanaan Pilkada 2020.“Kampanye SARA tidak dilarang pada Undang -undang Pemilu namun menjadi larangan adalah jika ada unsur penghinaan pada salah satu Suku/Adat,”ujar Yusran.
Selain itu,Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar,S.I.K, mengucapkan terima kasih kepada Formaline,yang telah berpartisipasi.“Pemilu itu harus aman dari Covid-19,jangan sampai pada pelaksanaan pemungutan suara terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Nunukan. Masing – masing Paguyuban dapat menyampaikan kepada seluruh warganya, agar tidak terjadi penumpukan pada pelaksanaan pemungutan
suara,”Jelas Kapolres.
Sekda Nunukan mewakili Plt.Bupati Kabupaten Nunukan menyampaikan,4 hari lagi seluruh masyarakat yang terdaftar sebagai pemilih akan menggunakan Hak pilihnya untuk menentukan Pemimpin 5 tahun mendatang. “Kita harap masyarakat bisa semakin dewasa dan sadar bahwa adanya perbedaan dalam Politik merupakan hal yang tidak bisa dihindarkan.Namun hal tersebut bukan faktor yang menjadi alasan perpecahan kita sebagai masyarakat Indonesia,”Kata Serfianus.
Dan perwakilan Formaline Kabupaten Nunukan adalah,Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan, Kerukunan Keluarga Sulawesi Barat,Kerukunan Keluarga Sulawesi Utara, Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara,Dewan Adat Dayak,Lembaga Adat Tidung,Paguyuban Keluarga Warga Jawa,Kerukunan Bubuhan Banjar,Paguyuban Sosial Marga Tiong Hoa Indonesia,Kerukunan Keluarga Nusa Tenggara Timur(K2NTT).” /Sumber Humas Res Nnk/Rhonye.
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























