Nunukan-Lintas Indonesia. “Sebagai tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolri nomor: ST / 331 / II / HUK.7.1/ 2021, yang mengatur tentang pencegahan penyalahgunaan narkoba oleh anggota Polri.
Untuk itu, Kepolisian Resor Nunukan bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Nunukan menyelenggarakan kegiatan Deteksi Dini melalui tes urine kepada Personil secara acak.”
Kegiatan test urine dilaksanakan pada, Rabu (03/03/2021)sekitar pukul 09.00 Wita, di Aula Sebatik Polres Nunukan.”
Meurut Humas BNN Kabupaten Nunukan Zaenal Arifin, SKM bahwa, “Acara dimulai dengan pengarahan oleh Waka polres Nunukan Kompol Edy Budiarto,SH dan Kepala BNNK Nunukan Kompol Sunarto.”
Dalam arahan Waka Polres Nunukan menyampaikan harapan dari pelaksanaan tes urine, “ Sebenarnya saya ingin seluruh Personil di test urine, akan tetapi karena dukungan alat tes dari BNN sangat terbatas maka diambil secara acak. Semoga kedepannya kita semua bisa ditest urine”, ujarnya.
“Edy Budiarto (Waka Polres Nunukan) juga menghimbau supaya tidak ada perasaan was-was antar Personil yang dites urine. “Jangan ada rasa was-was karena kenapa kok Saya yang dites urine, apakah saya yang dicurigai ?. Untuk itu Saya siap jadi yang pertama dites urine”Tutur Waka Polres.”
Lanjut Zaenal,setelah pengarahan dari Waka polres, dilanjutkan pengarahan oleh Kepala BNNK Nunukan Kompol Sunarto. Dalam arahannya, Ia menekankan tujuan dari tes urine ini. “Tes urine pagi ini bertujuan sebagai deteksi dini untuk upaya antisipasi.”
“Jika pun nanti ditemukan, bukan berarti ini adalah bentuk kriminalisasi tapi mari kita dukung untuk pemulihan secara lanjut”, tegas Kompol Sunarto.
Usai pengarahan oleh Kepala BNNK Nunukan, acara dilanjutkan dengan pengisian formulir oleh seluruh peserta test urine dan registrasi.”
“Personil secara bergantian memasuki toilet yang telah disediakan untuk pengambilan sample urine sesuai dengan SOP dan pengawasan yang ketat,” ujar Zaenal.
Setelah seluruh personil menyetor sample urine kepada petugas BNN, total didapatkan 25 sampel urine. Seluruh sampel dilakukan uji menggunakan rapid test narkoba tujuh parameter. Dari hasil pengujian, 25 sample seluruhnya dinyatakan negatif narkoba.”
“Kegiatan berjalan dengan lancar serta dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan,” ucapnya./Humas BNN Nnk/Rdm
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























