Sumenep, Lintasindonesia.co.id- Pembangunan di Desa Errabu, Kecamatan Bluto, Sumenep, Madura, Jawa Timur dipersoalkan. Pasalnya, proyek pembangunan rabat beton berlokasi di Dusun Berek Leke diduga tidak sesuai spek.

Pembangunan rabat beton yang dianggarkan melalui Dana Desa (DD) pada tahun anggaran 2016 lalu senilai Rp145.811.100 juta itu diduga bermasalah.
Versi warga, setelah dilakukan pengukuran di sepanjang jalan pembangunan rabat beton tersebut diduga tidak sesuai dengan prasasti yang ada.
“Jalan ini tidak sesuai dengan prasasti yang ada. Panjang di prasasti 706. Ternyata, setelah saya ukur cuma panjangnya 265,” kata Haris warga setempat, dengan nada kecewa. Kamis (11/3/2021).
Maskur warga setempat juga memaparkan, bahwa program pembangunan rabat beton di desa Errabu itu diduga tidak sesuai dengan prasasti.
“Di prasasti 706, setelah di ukur panjangnya cuma 265. Seharusnya sesuai dengan prasasti yang ada,” tegasnya, sapaan akrab Maskur.
Sementara Kepala Desa Errabu saat dihubungi melalui pesan WhatsApp hanya dibuka tidak ada respon. Di hubungi melalui sambungan telepon selulernya mengatakan tidak ada.
“Ibu lagi keluar mas, handphonnya dicaz. Ini saya anaknya,” tutupnya. (Yas)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























