Nunukan-Lintas Indonesia. “Pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabuapaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), Menggelar kegiatan Test Urine di lingkungan Kantor Kelurahan Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Nunukan “Kompol Sunarto” melalui Kasubag Humas BNN “Zaenal Arifin, SKM” kapada Media ini mengatakan bahwa, untuk itu Kelurahan Nunukan Barat bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Nunukan menyelenggarakan kegiatan Deteksi Dini melalui tes urine kepada seluruh Ketua RT, Perangkat dan Staff Kelurahan.
“Acara dilaksanakan pada, Kamis(18/03/2021) sekitar pukul 09.00 -11.30 WITA,”ujar Zaenal.
Menurut Zaenal, Acara tersebut dibuka langsung oleh Lurah Nunukan Barat “Sudiasih” Dalam sambutannya Bsudiasih menekankan tujuan utama dari kegiatan yang dimaksud.
Tujuan utama kegiatan pagi ini adalah, sebagai upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
“Kita harus menjadi contoh yang baik kepada masyarakat yaitu bersih dari narkoba. Jika nantinya ditemukan ada yang terindikasi
narkoba, tentu saya sangat kecewa dan ini menjadi PR kita semua”, ujar Sudiasih.
Selain itu,Camat Nunukan “H. Haini” Dalam sambutannya, Ia menyambut baik adanya kegiatan tes urine serentak dan mandiri di tingkat Kelurahan, yang meskipun baru pertama kali diadakan di wilayah kerja Kecamatan Nunukan.
“Saya Berharap kata Haini, Kelurahan dan Desa lain untuk segera mengikuti kegiatan yang bertujuan baik ini”,ujar Camat Nunukan.
Setelah sambutan Camat Nunukan, dilanjutkan pengisian formulir oleh seluruh peserta yang dipandu oleh Koordinator P2M dari BNNK Nunukan “Murjani Shalat,SE“.
“Peserta melaksanakan registrasi dan secara bergantian memasuki toilet yang telah disediakan untuk pengambilan sampel urine sesuai dengan SOP kemudian menyetor sampel urine tersebut kepada petugas BNN.”
Total sampel yang didapatkan sebanyak 34 sampel urine. Seluruh sampel dilakukan uji menggunakan rapid test narkoba enam parameter.”
“Dari hasil pengujian kata Zaenal, 33 sampel dinyatakan negatif dan 1 sampel urine diantaranya dinyatakan positif terindikasi narkotika,”ungkapnya./Humas BNNK/Rdm.
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























