Medialintasindonesia.co.id,Bungo—Pemerintah Daerah Bungo mengadakan rapat Koordinasi (Rakor) tentang tindak lanjut intruksi menteri dalam negeri republik Indonesia, tentang perpanjangan PPKM dan mengoptimalkan posko penanganan covid-19, rapat ini di adakan diRuang Utama Kantor Bupati Bungo Jum’at (23/4/2021).
Dalam rapat tersebut tampak hadir, Bupati Bungo, wakil Bupati Bungo, Kapolres Bungo, Dandim 0416 Bute, kejari mewakili, Kemenag, para camat, serta tamu undangan.
Bupati Bungo mengatakan pelaksanaan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan sinergitas TNI/Polri, Pemerintah Daerah dan masyakat serta langkah-langkah kongkret instansi terkait dalam rangka menghadapi Perayaan dan Ibadah Idul Fitri 1442 H/2021 M ditengah masih merebaknya Pandemi Covid 19 di kabupaten Bungo.
“Larangan mudik Lebaran tahun ini sudah diumumkan oleh pemerintah pusat. Tentu ini sebagai upaya untuk kepentingan bersama dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19, untuk itu kami meminta kepada Kapolres, TNI untuk mendirikan pos-pos di setiap perbatasan,”Tegas Bupati.
Selain itu Bupati Bungo juga meminta kepada jajaran Kapolres bungo seperti Babinsa bhabinkamtibmas dan TNI untuk mengatur jarak dan mengecek-ngecek kembali tempat ibadah seperti masjid.
Bupati meminta Kapolres dan seluruh jajaran Polres, satpol PP, TNI untuk melakukan operasi yustisi secara bersama-sama di jalan perhubungan di situ tanggung jawab untuk menghindari hubungan kerukunan tersebut.
“Sebelumnya di larang mudik itu tanggal 6, tetapi melihat dari terminal sebelum tanggal 6 terminal meningkat. nampak pergerakan dari masyarakat mendahului dari tanggal 6. untuk itu dengan surat edaran yang baru maka dimulai dari tanggal 22 Maret sudah mulai dilaksanakan larangan untuk mudik”,Ucap Bupati
Bupati Bungo juga mengatakan bahwa Kabupaten bungo sudah mulai zona orange. Tinggal 3 Kabupaten yang masih dalam zona kuning.
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























