Nunukan-Lintas Indonesia. “Anggota DPRD Kabupaten Nunukan dari komisi III, Lewi menyampaikan bahwa, Kondisi jalan diwilayah Kecamatan Sembakung rusak parah dan sulit untuk dilewati, sehingga Masyarakat setempat berharap ada perhatian khusus dari pemerintah Pusat.”
Masyarakat Sembakung berharap, jalan dari Mensalong ke Lumbis Pansiangan agar segerah di tindak lanjuti oleh Pemerintah Pusat, karna selama ini warga hanya mengandalkan transportasi sungai.
“Masyarakat berharap, supaya bukan hanya transportasi sungai saja yang dipakai dengan waktu yang cukup lama dan resiko besar, ” ungkap Lewi kepada wartawan di ruang lobi DPRD Kabupaten Nunukan belum lama ini.
Ia menceritakan, di Sembakung pernah ada jalan yang di buka oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dari Desa Labuk Buat sampai ke Desa Atap.
“Jalan tersebut merupakan jalan alternatif ketika masyarakat di wilayah Sembakung bagian hulu ke Ibukota Kecamatan yang harusnya hanya dengan waktu 45 menit bisa dilalui, tapi sekarang masyarakat harus berputar melewati Kecamatan Sebuku yang memakan waktu sampai 2 jam lebih,”ujar Lewi.
Dikatakan pula bahwa, “Meskipun jalan tersebut belum dilakukan pengaspalan namun masyarakat berharap ada peningkatan pengerasan”, ujarnya.
Kata Lewi selaku Anggota DPRD Nunukan dari Komisi III bahwa, “Ada 2 sungai besar yang harus di buatkan jembatan, dan saat reses di Desa Pagak dan Labuk, Masyarakat di posisi labuk, butas dan pagak di relokasi yang ada dibantaran jalan alternatif.
“Saat musim hujan seperti sekarang, jalnnya berlumpur dan ada titik tertentu yang mobil bisa amblas bahkan nyangkut,” ucap lewi./Rdm.
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























