
Sidorjo.MLI-Uditch terlihat cacat gopil atau retak dikarenakan umur beton pada uditch belum cukup umur untuk dilakukan pengiriman ke lokasi pekerjaan,sehingga mutu betonnya bisa tidak memenuhi syarat sebagai mana dalam perhitungan struktur U-dicth tersebut,dan ini sangat berdampak pada kekuatan U-dicht yang dipersyarat dalam Dokumen lelang specifikasi teknisnya Gandar 20 ton.

proyek yang di kerjakan oleh PT TRIPALiNDO TRANS MIX, degan nilai Hps 5.999.994.110.92 tersebut di duga tidak sesuai dengan Spesifikasi dan terkesan di paksaan Pemasangan U-ditch yang cacat atau gopil dan retak. Menurut hasil pantauan media lintas indonesia.co.id.Pemasangan U-Ditch peningkatan jalan Betro-Darmasi (Desa kwansang) banyak sekali temuan dilapangan yang di duga tidak sesuai dengan Spesifikasi.
Kami menduga dan terkesan ada pembiaran oleh Konsultan dan Pengawas serta pelaksana saat proses pekerjaan berjalan.Hal ini dapat juga kita menduga, proyek pemasangan U-ditch tersebut mungkin lepas dari pengawasan dinas terkait dan terkesan melakukan suatu pembiaran.
Di tempat terpisah Udin’ yang juga Anggota LSM yang juga getol menyikapi proyek Proyek APBD di kabupaten Sidoarjo,saat di minta tanggapannya sabtu (19/09/2021)
terkait pekerjaan pemasangan U-Ditch di Jalan Betro-Darmasi(desa Kwangsan)mengatakan,“Kegiatan yang menggunakan alokasi anggaran dari APBD Sidoarjo terkesan di paksakan,dan sepertinya ada pembiaran dan lalainya oleh pihak Pengawas Dinas Terkait,serta konsultan,dapat kami menduga kuat ada suatu pembiaran agar luput dari pengawasan dan memberikan kesempatan kepada pelaksana untuk mendapatkan keuntungan dari Pembangunan Proyek pemasangan U-Ditch tersebut.” cetusnya(zanuar)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























