
Lintasindonesia.co.id – Papua Barat. Akses jalan Papua Barat yang menghubungkan antara Kabupaten Sorong-Tambrauw kondisinya cukup memprihatinkan. Kini sulit dilalui kendaraan akibat jalan yang licin dan berlumpur.
Apalagi jika musim penghujan saat ini, jalan yang masih 100 persen tanah tersebut sangat membahayakan pengendara. Tak sedikit mobil yang mencoba melintasi jalan tersebut harus kandas akibat terjebak jalan berlumpur.
Kerusakan terparah berada di antara Malaumkarta Kabupaten Sorong menuju ke distrik Salemkai hingga Dela Kabupaten Tambrauw. Meskipun bukan merupakan jalan satu-satunya yang mengakses dua kabupaten ini. Namun jalan tersebut merupakan alternatif terbaik.
Menurut Alex, pria yang berprofesi sebagai supir truck mengatkan akibat kerusakan jalan tersebut banyak di antara pengendara yang hendak membawa material dan barang dagangan ataupun terpaksa harus bermalam di jalan akibat terjebak jalan berlumpur.
“Kami sangat tersiksa, terkadang kita harus bermalam, menunggu sampai ada bantuan alat berat, untuk mendorong kami. Paling parah itu dekat Distrik Salemkai,” ujarnya kepada Wartawan Kamis (11/11)
Dirinya berharap ada respons cepat segera diambil oleh Satker PJN II Sorong, karena jalan tersebut merupakan ruas jalan nasional atau trans Papua Barat.
“Kami sangat mengharapkan agar Satker PJN II Sorong segera memperbaiki jalan-jalan yang rusak ini. Kasihan masyarakat ngak ada yang bisa ke kota untuk berbelanja kebutuhan bahan pokok. Kalau bisa diusahakan, ya semoga jalan poros ini bisa dibeton, atau diaspal,” pintanya.
Hal senada juga disampaikan Bertus dirinya bahkan mendesek Pemerintah dan DPRD untuk segera mengambil sikap dengan kondisi tersebut. Pasalnya, kerusakan jalan tersebut terkesan dibiarkan begitu saja, karena sudah bertahun-tahun lamanya.
“Kami minta supaya pak Bupati, Wakil Bupati beserta jajarannya dan para anggota DPRD bisa melihat keadaan jalan ini,” ujarnya.
Sementara Kepala Satker PJN II Sorong melalui Pejabat Pembuat Komitmen 2.2 (PPK) Jhon Usmani, ST mengatakan jalan tersebut akan segera diperbaiki oleh Penyedia Jasa (Pihak Ketiga) menunggu cuaca membaik.
Dijelaskan Jhon Usmani bahwa penyedia jasa jalan tersebut adalah PT. Delta BJK selaku pemenang tender proyek Preservasi Jalan Makbon – Mega dengan no Kontrak 01/HK.02.01/PJMM/MYC/498891/2021.(PR)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























