
Lingga, Kepri-Lintasindonesia.co.id. Pemerintah Kabupaten Lingga di bawah pimpinan Muhammad Nizar dan Niko Wesha Pawelloy. Mengembangkan Lima sektor. Pembangunan, Perawisata, Perikanan, Perternakan, Pabrik Air minum.
Tahun 2022 ini pemerintah daerah Kabupaten Lingga sudah memulai dengan awal yang baik, beberapa prestasi salah satunya keberhasilan pemerintah Kabupaten Lingga dalam menerapkan Sistem Informasi Pemerintah Daerah ( SIPD) oleh tim dari BPKAD Kabupaten Lingga. Sehingga dijadikan Kabupaten rujukan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Bupati Lingga Muhammad Nizar berserta Wakilnya Neko Wesha Pawelloy didalam kondisi dunia dalam pandemi covid 19 namun tidak menyurutkan semangat Bupati dan Wakil Bupati Lingga dalam membangun Daerah ini. Salah satu rencana yang sedang digiatkan di sektor pembangunan seperti penataan wajah Kota Daik dan Kota Dabo, penataan bandar Madani sampai penataan kawasan tugu khatulistiwa dan lainya, diharapkan akan terlaksana di tahun 2022 ini dengan sebaik-baiknya.
Dengan keterbatasan anggaran hal ini tidak menyurutkan mimpi mereka untuk merobah wajah Kota di Kabupaten Lingga. Rencana akan dimulai dari tugu Lela Rentaka. Keinginan menjadi Daik sebuah Kota yang Iconik, sarat budaya dan nilai-nilai keagamaan. Begitu juga Dabosingkep bahkan pulau-pulau keci yang ada di wilayah Kabupaten Lingga juga menjadi perhatian Bupati dan wakilnya akan tetap dibagun.
Begitu juga halnya dengan sektor pertanian Kabupaten Lingga terus berbenah dengan mengembangkan food astate. Untuk mendorong sektor pertanian dan sektor peternakan. Pemerintah juga telah menggagaskan hadirnya Politeknik lingga yang nanti dapat mengembangkan SDM untuk menyediakan tenaga profesional pada ketiga sektor tersebut. Kabupaten lingga nantinya akan menjadi sebuah brand milik Kabupaten Lingga, yang bisa memberikan nilai yang layak bagi masyarakat Kabupaten Lingga.

Pada sektor Parawisata, Kabupaten Lingga banyak memiliki destinasi wisata alam yang indah seperti pantai permandian air panas hingga gunung yang memiliki sejarah, begitu juga lingga dengan ratusan pulau-pulau kecil yang indah dan masih dengan nuansa natural bahkan memiliki wisata bawah air yang idah dengan susunan batu karang yang di hiasi oleh banyak ikan ikan. Sejauh ini banyak sudah lokasi wisata dikelola oleh pemerintah desa dengan didukung dari pemerintah propinsi.
Selain itu pemerintah Kabupaten Lingga awal tahun ini akan berencana meresmikan tiga fasilitas penting, ketiga fasilitas itu ialah Politeknik lingga, Pabrik pakan ikan, dan Pabrik air minum dalam dalam kemasan (AMDK).
Pemerintah Kabupaten Lingga menyabut kelima sektor kedepannya seperti, perikanan, Perternakan, pertanian, pariwisata dan pembangunan, akan menjadi prioritas kedepan nantinya. Begitu juga Bupati Lingga berharap Kabupaten Lingga kedepannya sebagai salah satu wilayah kepulauan yang diharapkan bisa menjadi daerah penyangga pangan di perbatasan, Kabupaten Lingga sangat membutuhkan kehadiran para penyuluh, baik itu Perternakan, perikanan, dan pertanian.

Untuk sektor perikanan lingga Bupati Lingga melakukan jemput bola ke Kementerian Kelautan dan perikanan demi mengembangkan sektor perikanan bupati juga memaparkan ada sejumlah target dalam perikanan budidaya 2024, salah satunya produksi udang. Pihaknya telah menyiapkan strategi peningkatan produksi budidaya udang hingga mencapai 2 Juta ton pada 2024.
Dinilai Kabupaten Lingga BundaTanah Melayu memiliki potensi yang sangat besar. Melihat dari situ Bupati Lingga Muhammad Nizar mengajak masyarakat Kabupaten Lingga untuk selalu mendukung semua yang sudah direncanakan kedepan, dan dibantu dengan dukungan dan doa kita semua Insyaallah semua yang kita canangkan kedepannya akan tercapai.//Ks
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























