Gerubok

ONEKLIK

NGULAK NGALIK

Home / JATIM / Madura / Sumenep / Anggota Komisi III DPRD Sumenep Minta Proyek DAK Harus Maksimal

Anggota Komisi III DPRD Sumenep Minta Proyek DAK Harus Maksimal


Sumenep, Lintasindonesia.co.id- Sejumlah pekerjaan proyek dana alokasi khusus (DAK) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur segera direalisasikan. Saat ini, sudah ada dua paket proyek yang dilelang dan sudah masuk tahapan masa sanggah.

Salah satunya adalah proyek pelebaran Jalan Saronggi-Lenteng dan Jalan Pertigaan Pasar Ganding-Lenteng Barat.

Bahkan, dua proyek fisik itu ditargetkan akan tuntas selama delapan bulan kedepan. Hal itu terhitung sejak tanggal kontrak. penandatanganan kontrak dua proyek DAK itu, mulai dijadwalkan pada 8-14 Maret 2024 mendatang.

Adapun pelaksanaan pekerjaan fisik untuk dua program DAK itu dicanangkan selesai lebih awal dari jadwal yang telah ditentukan.

“Targetnya, harusnya selesai selama delapan bulan. Tetapi kami upayakan bisa lebih awal dari itu,” kata Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Sumenep, Salamet Supriyadi. Kamis (07/3/2024).

Menurutnya, dua proyek DAK tersebut berupa pelebaran jalan. untuk Jalan Saronggi-Lenteng, dari lebar awal 4,5 meter, akan ditambah menjadi tujuh meter. Itu aesuai dengan perencanaan, proyek pelebaran jalan tersebut berukuran sepanjang 3,2 kilometer.

“Jadi, titik nol pekerjaan, untuk Jalan Saronggi-Lenteng, dimulai dari simpang tiga Saronggi menuju Lenteng,” tuturnya.

Adapun Jalan Ganding-Lenteng Barat, dari lebar awal 4,5 meter akan ditambah menjadi 7,5 meter. Kemudian, panjang jalan yang akan dilakukan pelebaran mencapai 3,9 kilometer. Titik nol pekerjaan fisik dimulai dari simpang tiga Jalan Pasar Ganding.

“Untuk panjangnya hampir empat kilometer untuk yang Ganding,” jelasnya.

Dengan demikian, selain pelebaran jalan, program DAK dicanangkan untuk perbaikan saluran drainase. Khususnya, saluran yang terdapat di tiap tepi jalan sasaran program.

“Saluran drainase di tepi jalan juga akan diperbaiki. Bukan pelebaran jalan saja,” ucapnya.

Sementara anggota Komisi III DPRD Sumenep M. Muhri mengatakan, bahwa pekerjaan proyek DAK itu harus dilaksanakan dengan serius dan tidak buang-buang anggaran. Sehingga, anggaran besar yang mencapai miliaran rupiah dapat terealisasi tepat sasaran dan tepat guna.

“Maka pelaksanaan program, harus selesai sesuai jadwal. Kualitas pekerjaannya, juga harus maksimal. Itu akan kami lakukan pemantauan secara serius,” tegasnya. (Heyas)

Check Also

Keluarga Pasien Puji Rumah Sakit RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep

MEDIA-LINTASINDONESIA.CO.ID | SUMENEP Pelayanan di RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, mendapat apresiasi dari pihak keluarga …

Puluhan Raperda Mulai Dibahas DPRD Sumenep

Sumenep, Lintasindonesia.co.id- Puluhan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang masuk dalam program pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) …

Wakil Ketua Komisi III Minta Perketat Pengawasan Program BSPS

Sumenep, Lintasindonesia.co.id- Sekitar 570 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ditahun 2026 bakal turun kembali …

media UNGKAP TABIR

ABOUT LPPNRI

10 URUTAN BERITA YANG PALING BANYAK DI LIHAT

BERITA YANG PALING POLULER DAN KOMENTAR

SHARE AND FOLLOW THE SOCIAL MEDIA OF LINTAS INDONESIA

error: Content is protected !!