
SINGKAWANG,Lintasindonesia.co.id -Kegiatan ekstrakurikuler lomba cerdas cermat jenjang SD yang dilakukan kepala sekolah beserta guru, ini merupakan kesempatan yang sangat menarik untuk mengukur kemampuan dan ketertarikan siswa.
Anak yang masih duduk di sekolah dasar, adalah yang yang masih tergolong di dalam usia emas, sehingga mereka akan belajar banyak hal serta menyimpannya dengan baik-baik. Untuk anak sekolah dasar yang inspiratif, bisa mengubah pola pikir mereka sejak dini. Hal itu yang dilakukan salahsatunya Kepala Sekolah dan para guru didik SDN 25 Singkawang.
Ujian sekolah sudah berakhir, baik itu tingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas, diakhir tahun ajaran 2024-2025.
Biasanya diakhir tahun ajaran sebagian besar sekolah melakukan berbagai macam kegiatan, kegiatan ektra yang tujuannya menambah ilmu dan wawasan bagi anak didiknya.
Demikian juga hal nya yang dilakukan oleh sekolah dasar negeri 25 Singkawang. kegiatan ekstrakurikuler berupa lomba mewarnai,lomba pameran jualan sayuran dan cerdas cermat yang dilakukan diruang kelas sekolah. Pada hari Selasa (21/5/2024).
Kegiatan tersebut dilaksanakan diruang kelas sekolah, disambut baik oleh para murid serta orang tua murid. Kegiatan ini dianggap sangat positif untuk menambah ilmu dan wawasan bagi para murid murid sekolah sendiri. Adanya perlombaan bertujuan untuk memperluas wawasan peserta didik seputar berbagai mata pelajaran.

Adapun kegiatan tersebut merupakan program dari mahasiswa kampus mengajar dari STKIP Singkawang.
Kegiatan acara tersebut berlangsung selama dua hari, yaitu pada hari selasa dan hari rabu.
Kepala sekolah dasar negeri 25 Ibu Yenni Eva Susanti butar butar, S.Pd menyampaikan. “semua rangkaian kegiatan ekstrakurikuler tersebut dari mulai lomba mewarnai lomba pameran jualan hingga lomba cerdas cermat, merupakan ide dari saya beserta para guru didik sendiri.
“Saya sangat bersyukur karena kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar walau dengan keterbatasan anggaran yang ada dan Kegiatan ekstrakurikuler seperti ini dilakukan dua kali dalam satu tahun”ungkapnya kepada wartawan media lintasindonesia.co.id saat dijumpai di ruang nya.
Saat dipertanyakan menyangkut anggaran. “Dengan anggaran yang sangat minim tentu saja menjadi kendala tersendiri, namun kami berupaya semaksimal mungkin dengan anggaran yang minim dan keterbatasan, Alhamdulillah mampu dan dapat dikelola dengan baik tepat sasaran,”ucapnya
Sambungnya. “Dengan diadakannya kegiatan tersebut Ibu Yeni selaku kepala sekolah negeri 25 berharap anak didik mereka bisa bertambah wawasan dan pengetahuannya serta motifasi bagi murid murid agar bisa lebih giat lagi dalam belajar.
“Saya berharap kepada pemerintah baik itu pemerintah daerah maupun pemerintah pusat agar bisa memberikan perhatian lebih kepada dunia pendidikan di Indonesia ini, terutama yang berkaitan dengan anggaran yang dialokasikan untuk sekolah,”imbuhnya.
(Soleha)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























