
Sumenep, Lintasindonesia.co.id- MFA, 16 (Inisial laki-laki), Warga Dusun Campolok, Desa Tambaagung Ares, Kecamatan Ambunten, Sumenep, Madura, Jawa Timur diduga menjadi korban pengeroyokan brutal secara bersama-sama oleh orang tak dikenal.
Kasus pengeroyokan itu terjadi di luar salon atau potong rambut tepat di Dusun Pasar Baru, Desa Ambunten, pada Selasa (11/06/2024), sekitar Pukul 11.00 Wib, kemarin.
Dari peristiwa pengeroyokan yang dilakukan secara brutal oleh orang tidak dikenal. Kemudian, korban langsung bergegas menempuh jalur hukum dengan melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Ambunten.

Dari laporan tersebut Polsek Ambunten menerbitkan surat tanda terima laporan dengan laporan polisi nomer: LP/B/05/VI/2024/SPKT/POLSEK AMBUNTEN/POLRES SUMENEP/POLDA JAWA TIMUR.
“Kauleh acokorah ekaessak esalon, Napak kaessak kauleh langsung ecacaeh, area seanyamah alan kauleh langsung epokol,(saya mau potong rambut disalon, setelah sampai disalon, saya diajak ngomong, ini yang namanya Alan, saya langsung dipukul),” kata MFA, salah satu korban, saat dikonfirmasi dirumahnya.
Menurutnya, pengeroyokan terhadap korban itu dilakukan secara bersama-sama dengan temen lainnya. Sehingga, korban tak berdaya hingga terjatuh. “Pada saat saya dikeroyok, saya tidak kenal dengan orang itu,” paparnya.
Sementara Kanit Reskrim Polsek Ambunten Aipda Bayu Puji Santoso membenarkan adanya kasus pengeroyokan yang terjadi diwilayah hukum Polsek Ambunten.
“Benar, kami pihak Polsek telah melakukan pemanggilan terhadap beberapa saksi. Saya sekarang masih mengumpulkan bukti-bukti siapa saja pelaku-pelakunya. Tadi malam sudah ada dua saksi yang diperiksa,” jelasnya. (Ys)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























