
Sumenep, Lintasindonesia.co.id- Batik Catra merupakan batik hasil karya warga binaan Rutan Klas IIB Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Kini, Batik Catra menunjukkan keberadaannya dengan membangun kolaborasi bersama Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep. Kolaborasi tersebut melalui Paguyuban Kacong Cebbing (PKC), Kamis (4/7/2024).
Adapun tujuan kolaborasi kerja sama ini dalam rangka untuk meningkatkan pemasaran Batik Catra dengan mendukung ajang Raka-Raki Jawa Timur tahun 2024.
Kepala Rutan Klas IIB Sumenep, Ridwan Susilo, menyambut baik adanya kolaborasi tersebut dengan harapan dapat membuka peluang pemasaran yang lebih luas untuk Batik Catra.
“Jadi, kami sangat mendukung kerjasama ini karena dapat menjadi media promosi yang efektif untuk Batik Catra. Tampilnya batik hasil karya warga binaan kami di ajang Raka Raki, kami berharap dapat memperluas pasar dan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap produk ini,” katanya.
Dengan demikian, pihaknya berharap dalam kerjasama itu dapat memberikan dampak positif bagi pemasaran Batik Catra, sekaligus menginspirasi warga binaan untuk terus berkarya dan mengembangkan keterampilan mereka.
“Batik Catra tidak hanya menjadi simbol kreativitas tetapi juga upaya nyata dalam pemberdayaan dan rehabilitasi warga binaan,” tukasnya.
Begitu pula, kolaborasi ini diwujudkan dengan memamerkan Batik Catra melalui kontestan perwakilan Raka Raki Kabupaten Sumenep.
“Dalam ajang bergengsi tersebut, para peserta akan mengenakan batik hasil karya warga binaan Rutan Sumenep. Sehingga, dapat memperkenalkan produk unggulan ini kepada khalayak luas,” tutupnya. (*)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























