
Sumenep, Lintasindonesia.co.id- Ketua komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur M. Muhri meminta Pembangunan daerah harus dilakukan secara kolektif dengan melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sebagaimana dikatakan ketua komisi III M. Muhri. bahwa pembangunan daerah itu harus dilakukan secara kolektif dan melibatkan seluruh unsur OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Sehingga, pembangunan nantinya lebih baik dan saling terkait.
“Jadi, selama ini yang kami lihat itu, masing-masing instansi merancang kegiatan sesuai selera instansi, sehingga tidak memiliki kesinambungan kerja pembangunan dan tidak tuntas karena terkesan setengah hati,” katanya.
Dengan demikian, pihaknya mencontohkan pada pembangunan taman adipura, jika dilihat dari sket yang ada tidak seperti itu melainkan terus ke arah labang mesem, tapi terhenti karena ganti pimpinan OPD. “Itu terkesan pembangunan pribadi bukan daerah,” kesalnya.
Dia menegaskan, bahwa pembangunan itu harus dilakukan dengan perencanaan yang menyeluruh dan Tar integratif (menyatu). Sehingga, pembangunan itu tidak mengalami mangkrak, namun harus tuntas total.
“Ada perencanaan yang dilakukan secara kolektif yang dikomandani pihak Bappeda, utamanya berkaitan dengan pembangunan perioritas,” ucapnya.
Menurutnya, pengalaman yang terjadi pembangunan terpisah-pisah di masing-masing OPD, dengan lokasi berbeda. Intinya, programnya itu harus sinergi dengan baik.
“Misalnya, satu instansi bangun pompa, maka instansi lainnya menyiapkan irigasi -nya dan sejenisnya. Ada sinergi dari masing-masing OPD. Jangan sampai jalan sendiri-sendiri,” tuturnya.
Maka dari itu, pembangunan di Sumenep bisa terarah dan tidak terkesan hanya formalitas setiap tahunnya. “Kami ada perencanaan makro yang Terintegratif supaya pembangunan di Sumenep lebih baik,” tutupnya. (Yt)
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























