
BELITUNG. Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Kelayang yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2016 dan berlokasi di Pulau Belitung dengan luas setidaknya 324 Hektar yang memiliki keunggulan geostrategis, yaitu terletak antara Indonesia dan negara negara ASEAN yang merupakan jalur strategis baik jalur laut maupun penerbangan international.
KEK Pariwisata Tanjung Kelayang yang terbentang dari Desa Tanjung Binga hingga ke Desa Keciput termasuk ke dalam 10 destinasi pariwisata prioritas karena memiliki objek wisata bahari dengan pantai berpasir memiliki objek wisata bahari dengan pantai berpasir putih dan panorama yang eksotis.
Pantai yang dihiasi batuan granit raksasa merupakan ciri khas dari pantai di kawasan ini. Kawasan ini berdekatan dengan pulaupulau kecil disekitarnya yang juga memiliki pesonanya tersendiri.
Dengan ditetapkannya KEK Pariwisata , masyarakat Desa Tanjung Binga dan Desa Keciput sangat Bersyukur dan menyambut baik atas keputusan Pemerintah Pusat menetapkannya sebagai KEK Pariwisata.
Kades Tanjung Binga Tarappe mengatakan sangat mendukung dan menyambut baik dengan ketetapan Presiden RI yang menetapkan wilayah kami sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata, “kami sebagai masyarakat Tanjung Binga sangat mendukung dan berharap dapat ikut serta dalam meningkatkan ekonomi masyarakat di bidang kopetensi masing masing khususnya yang ada hubungannya dengan pariwisata kelautan, Karena rata rata masyarakat kami adalah nelayan dan sekarang sudah banyak beralih ke bisnis pariwisata sebagai penghasilan tambahan membawa wisatawan ke pulau pulau kecil di sekitar Desa Tanjung Binga”. Jelas Tarappe kepada wartawan di kantornya (Rabu 11/04/18).
Hal senada juga disampaikan tokoh masyarakat Tanjung Binga Ramlek saat di temui di rumahnya menegaskan bahwa sebagai masyarakat Tanjung menegaskan bahwa sebagai masyarakat Tanjung Binga dirinya juga sangat mendukung sepenuhnya Kawasan Ekonomi Khusus yang di tetapkan oleh pemerintah pusat.
“Saya tegaskan bahwa kami sangat mendukung KEK pariwisata ini, siapapun tidak boleh menghalangi KEK karena program pemerintah ini di buat untuk kesejahteraan masyarakat”. Tegasnya kepada wartawan.
Ditempat berbeda Kepala dusun (Kadus) Tanjung kelayang Desa Keciput Suhadi kepada wartawan juga sangat mengapresiasi dan mendukung dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata dan berharap Masyarakat Tanjung Kelayang Dilibatkan dalam membangung Kawasan Ekonomi Khusus ini, “kami sangat mendukung program pemerintah pusat KEK pariwisata dan Berharap pengelola kawasan KEK ini juga mengajak serta masyarakat dalam pelaksanaannya nanti”. Tegas Suhadi.
Sementara itu Dukun kampung Tanjung Kelayang Mat Ali Bidin (pak Anjang) yang juga merupakan pelaku pariwisata di bidang kuliner makanan khas belitung dan home stay sangat menyambut baik dan mendukung dengan adanya KEK pariwisata ini, ” selama kegiatan itu berdampak positif bagi masyarakat , saya sebagai pribadi dan selaku tokoh masyarakat sangat mendukung program pemerintah pusat ini dan berharap masyarakat juga dilibatkan
pusat ini dan berharap masyarakat juga dilibatkan didalamnya”. Jelasnya.
Selain Kades dan Tokoh masyarakat, dukungan terhadap terlaksananya program pemerintah Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata ini juga datang dari Tokoh Pemuda Desa Keciput Lubis yang tinggal tak jauh dari rencana KEK tersebut “Kami sebagai masyarakat Keciput yg berdomisili di Seputar kawasan ekonomi khusus Tanjung kelayang, sangat berharap agar KEK Tanjung Kelayang ini segera terwujud , yang pada intinya program seperti ini akan sangat membantu percepatan pertumbuhan ekonomi Pariwisata, dan akan sangat berdampak luas untuk percepatan peningkatan tarap hidup masyarakat di sekitarnya.
Dengan Berkembangnya kegiatan pariwisata di Belitung, dan dengan kehadiran KEK Tanjung kelayang ini merupakan Angin segar bagi kami sebagai masyarakat dan mudah mudahan Presiden Republik Indonesia selalu memantau pelaksanaan kegiatan pembanguman KEK ini ,Kami dukung KEK 1000 %”.Ujar Lubis optimis, mengakhiri wawancara dengan wartawan media Lintas Indonesia ( INDRA/MARJONO )
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























