
Lingga media-lintasindonesia.co.id -Rutinitas yang dilakukan Pak Kades Desa Mepar,dan para perangkatnya yang berdomisili di Dusun Mala,Kado ataupun di Tanjung Buton, setiap hari kerja menyeberangi lautan yang berada didepan tanjung Buton ke Desa Mepar yang dimana Faif Sudoyo sebagai Kepala Desa yang terpilih bertugas 25-07-2025.
Hal yang sedemikian dilalui oleh Kepala Desa Mepar,dan perangkat yang tidak berdomisili di Pulau Mepar, dengan penuh bersusah payah setiap penumpang yang mau nyebrang ke Desa Mepar, ” kata kepala Desa Mepar dulu ada pelabuhan terapung, tetapi rusak dan belum di pasang kembali, akibatnya para penumpang pompong atau kapal veri yang dari Tanjung Pinang,
Batam, kalau merapat di dermaga tanjung Boton ini beginilah caranya,kita harus selalu berhati-hati salah langkah sedikit akan berakibat patal,’ucap pak Kades.
Selama ini kita sudah mengusulkan kepada Pemerintah provinsi dan janji mau dikerjakan.akan tetapi karena efisiensi akhirnya dipangkas lagi. kalau sudah ada kejadian yang berakibat patal baru sibuk lagi tidak ada kejadian diam-diam saja kita sudah bicarakan dari dulu sejak mulai saya memerintah sebagai Kepala Desa Mepar, namun sampai saat ini masih seperti ini,’katanya.
Salah satunya program yang kita usulkan yaitu Listrik bisa dinikmati 24 jam, termasuk lah dengan pelabuhan Apung ini,tapi sampai saat ini masih seperti ini,entah sampai kapan kita pun tidak tahu yang jelas kita sudah berupaya secepatnya hal ini terealisasi,tutup Pak Kades Mepar.
(KS).x
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























