
Belitung, Lintasindonesia.co.id – Dunia domino ( gaple) di Belitung tidak bisa dilepaskan dari sosok Yurman Aben, pria yang dikenal sebagai gambler gaple sejati. Sebagai Ketua Domino Araya Club 99 Tanjungpandan, ia telah lama menjadi ikon dalam permainan yang akrap disebut gaple.
Di masa puncak kariernya, Yurman Aben sempat menduduki Divisi I tingkat nasional, sebuah prestasi yang membuat namanya diperhitungkan dalam komunitas domino di Indonesia. Namun, seiring munculnya generasi pemain muda dengan gaya bermain cepat, agresif, dan penuh strategi baru, posisinya harus rela tergeser. Kini, ia harus menerima kenyataan pahit berada di Divisi IV wilayah, jauh dari kejayaan yang dulu pernah ia raih.
Meski begitu, menurunnya prestasi tidak menyurutkan semangatnya. Yurman Aben tetap hadir di meja domino, bukan lagi sekadar untuk mengejar kemenangan pribadi, melainkan untuk mendidik dan melatih pemain muda.
Hampir setiap pertemuan, ia rela menjadi sasaran serangan strategi lawan-lawan mudanya, bahkan seringkali jadi “bulan-bulanan”. Namun, semua itu ia terima dengan lapang dada.
“Biarpun kalah, saya senang bisa melihat anak-anak muda berkembang. Harapan saya cuma satu, jangan terlalu ngakalek urang tue la ( Curang kepada orang tua *red),” ungkap Yurman dengan nada lemas, namun penuh makna.
Perjuangannya tidak ringan. Akibat intensitas bermain dan berlatih, tangannya kerap terasa keram dan kaku akibat sering mengumpulkan kembali kartu untuk dibagikan. Rasa sakit fisik itu tak membuatnya berhenti, justru menjadi bukti nyata dedikasinya dalam menjaga semangat permainan tradisional ini.
Bagi Yurman, domino bukan sekadar hiburan atau ajang kompetisi, melainkan juga wadah untuk membangun kebersamaan, sportivitas, dan regenerasi. Ia berharap ke depan, anak-anak muda tidak hanya terfokus pada kemenangan, tetapi juga menghormati senior yang lebih dulu berjuang dan menghidupkan tradisi domino di Belitung,”harapannya.
Kisah Yurman Aben adalah cermin perjuangan seorang pejuang sejati di balik meja domino. Meski tak lagi berada di puncak, semangat pantang menyerah dan pengabdian yang ia tunjukkan membuatnya tetap menjadi sosok inspiratif di mata banyak orang.*
Sumber: Tim panitia
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























