Belitung_MLI. Pekerjaan Pemasangan Jaringan pipa Distribusi sampai dengan SR Spam kawasan Tanjung Batu Kecamatan Badau dengan dana DAK PENUGASAN sebesar Rp.1.227.000.502.04 yang dikerjakan oleh CV. WISATA, di sinyalir merusak pagar dan saluran Air (bandar) milik Masjid AL-Mu’Min. Desa Sungai Samak Kec.Badau yang sedang dalam pembangunan.
Pada hari senin (17/09/18) Sekiranya pukul (15:30) Wartawan MLI beserta warga langsung turun kelokasi untuk melihat langsung kerusakan yang diakibatkan penggalian penanaman pipa Spam yang dikerjakan oleh pelaksananya Cv Wisata.
Beradasarkan pengamatan dilokasi pembangunan mesjid bukan hanya pagar Masjid yang rusak, tetapi pipa Spam yang sudah ditanam berwarna abu-abu juga jelas kelihatan melintang dengan panjang kurang lebih 2,5 meter (dua setengah meter) disaluran Air (bandar)yang berdampingan dengan pagar Masjid Al-Mu’Min.
“Sangat tidak wajar dan tidak nyaman dilihat pipa yang melintang disaluran Air(bandar), sangatlah mengganggu serta menghalangi jalan air, juga di khawatirkan pipa akan pecah pada saat hujan besar nanti dikarenakan banyak batu dan lain lainnya melewati saluran Air (bandar) tersebut”,Tegas warga yang tidak ingin disebut namanya dilokasi.
Pengurus Masjid AL-Mu’Min saat ditemuai Wartawan MLI di lokasi mesjid mengatakan Sangat kecewa dengan apa yang dilakukan oleh pekerja dari CV.Wisata,” Saya sangat kecewa dengan pekerja pemasangan pipa ini, karena tidak mengikuti apa yang saya katakan. Padahal sebelum pekerjaan penggalian dilakukan saya sudah memberi tahu kepada pekerjanya bahwa penanaman pipanya harus di dalam halaman mesjid , dan jangan menanam pipa tersebut di depan pagar Masjid apalagi di dalam saluran Air(bandar).
Lebih jauh pengurus mesjid Al-mu’min menjelaskan ,”Karna saluran Air(bandar) Masjid sudah rapi kita semen tidak akan mungkin untuk dibongkar kembali dipasang pipa, sedangkan pagar beserta saluran Air(bandar) yang kita bangun bukanlah anggaran pemerintah tetapi menggunakan uang kas Masjid yang kita kumpulkan,Tegas nya dengan nada yang kecewa.
“Tanpa berkordinasi kepada pihak masjid selaku pekerja dari Cv Wisata tetap membongkar saluran Air(bandar)tersebut.
Pada saat penggalian dilakukan dinding penahan tiang pagar yang tersusun batu rapi terisi semen tersebut, mengalami patah dan terpisah tidak menyatu lagi.
Dan juga beberapa siku cor beton bagian bawa penyangga tiang pagar turun.
Sampai selesainya pipa Spam ditanamkan tidak ada perbaikan oleh pihak pekerja dari Cv Wisata”, jelas pengurus mesjid.
Pada selasa(18/09/18) Wartawan MLI mencoba menemui pemilik CV. Wisata Avin dirumahnya, sayangnya Avin pada saat itu tidak ada dirumah.
Wartawan MLI kemudian mencoba konfirmasi ke kantor Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk menemui Kepala Bidang Spam namun yang bersangkutan tidak ada di tempat.
Sampai berita ini diturunkan belum juga ada perbaikan sedikitpun pagar dan saluran Air(bandar)milik Masjid Al-Mu’Min Desa Sungai Samak, dari pihak Cv Wisata. INDRA
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























