Banyuwangi 7/10, Danrem 083 Baladhika Jaya, Kolonel Bagus Suryadi Tayo memeriksa kesiapan personel pasukan pengamanan kegiatan IMF(internasional monetary Find and word bank).Sebanyak 2.000 personel gabungan diterjunkan untuk membantu pengamanan imbangan dalam rangka Annual Meeting International Monetary Fund and World Bank (AM-IMF WB) di Nusa Dua, Bali.
Komandan Korem 083 Baladhika Jaya Kolonel Bagus Suryadi Tayo langsung memimpin apel gelar pasukan di Pelabuhan ASDP Ketapang, Minggu (7/10/18).Menurut danrem, apa yang dilakukan sebetulnya sebagai bentuk antisipasi. Sebab, tugas pokoknya memang untuk pengamanan wilayah. “Hanya saja belakangan ini Indonesia lagi dilanda bencana. Jadi, kita harus lebih antisipasi,” bebernya.
Karena jika terjadi gejolak alam, sesuai permintaan panitia pusat pertemuan tahunan IMF WB, aparat yang melaksanakan pengamanan imbangan bertugas membantu proses evakuasi. Itulah sebabnya Pelabuhan Ketapang dan Bandara Banyuwangi menjadi dua titik objek yang dijadikan lokasi sentral.
”Jadi,bsemua sudah kita atur dan diorganisir. Dalam kondisi situasional bencana, Pelabuhan Ketapang dan Bandara Banyuwangi sudah siap sebagai lokasi evakuasi,” urai Danrem 083 Baladhika Jaya.
Untuk itu, dalam apel gelar pasukan, selain unsur TNI, Polri, Dishub dan Satpol PP, juga melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Basarnas, Tagana, Dinas Kesehatan Banyuwangi serta Senkom Mitra Polri. Sedangkan danrem 083 Baladhika Jaya bertindak sebagai komandan Sub-Satuan Tugas (dansubsatgas) dibantu Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman selaku Wakil dansubsatgas bersama para komandan kodim wilayah tapal kuda.
”Kita juga akan berkoordinasi dengan perwakilan delegasi serta travel wisata yang ada di Banyuwangi. Karena dimungkinkan delegasi IMF WB yang berwisata ke ujung timur Jawa melalui Pelabuhan Ketapang maupun Bandara Banyuwangi,” ucapnya. Iriek
Media Lintas Indonesia Harapan dan Aspirasi Rakyat



























